logo


Dituding Gelapkan Lahan PTPN VIII, Rizieq Shihab: Bukan Merampas, Tapi Beli Tanah Over Garap

Rizieq mengklaim bahwa lahan sudah menjadi milik masyarakat karena sudah ditelantarkan oleh PTPN selama 30 tahun.

24 Desember 2020 06:00 WIB

Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Rizieq Shihab memberikan keterangan saat melakukan pertemuan dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1).
Dewan Pembina Gerakan Nasional Pengawal Fatwa Majelis Ulama Indonesia (GNPF MUI) Rizieq Shihab memberikan keterangan saat melakukan pertemuan dengan Komisi III DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (17/1). ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Beredar surat somasi dari PT Perkebunan Nusantara (PTPN) VIII yang meminta Pesantren milik pimpinan FPI Rizieq Shihab Alam Agrokultural Markaz Syariah di Megamendung, Bogor untuk segera dikosongkan.

Pada surat somasi tersebut tertulis bahwa lahan yang digunakan untuk membangun Pesanten Alam Agrokultural Markaz Syariah merupakan aset milik PTPN VIII berdasarkan HGU Nomor 299 tanggal 4 Juli 2008.

"Tindakan saudara tersebut merupakan tindak pidana penggelapan hak atas barang tak bergerak, larangan pemakaian tanpa izin yang berhak atau kuasanya dan atau pemindahan sebagaimana yang diatur dalam Pasal 385 KUHP, Perpu Nomor 51 Tahun 1960 dan pasal 480 KUHP," tulis isi surat tersebut.


Soal Mimpi Bertemu Rasulullah, Haikal Hasan: Hanya Menghibur Orang

"Saudara tidak menindaklanjuti maka kami akan laporkan ke kepolisian cq. Poda Jawa Barat," lanjut isi surat tersebut.

Pesantren Rizieq Shihab Disomasi PTPN untuk Kosongkan Lahan, FPI Buka Suara

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati