logo


Polusi Udara Tewaskan Hampir 1,7 Juta Orang di India pada 2019

Lebih dari 1,6 juta kematian di India pada tahun 2019 disebabkan karena polusi udara

23 Desember 2020 21:08 WIB

Polusi udara
Polusi udara istimewa

NEW DELHI, JITUNEWS.COM - Sebuah laporan penelitian menyebut jika polusi udara menyumbang 18 persen dari total kematian di India pada tahun 2019 lalu.

Melansir The Guardian pada Rabu (23/12), sebuah laporan yang disusun oleh Lancet mengungkapkan bahwa polusi udara di India telah mengakibatkan tingginya kasus penyakit kanker paru-paru, gangguan jantung, stroke, diabeters, gangguan janin dan sejumlah penyakit pernafasan lain yang memicu jutaan kematian.

Data juga menunjukkan bahwa kematian akibat terpapar polusi di India terus mengalami peningkatan, mulai dari 1,24 juta kasus kematian pada tahun 2017 hingga 1,67 kematian pada tahun 2019.


Seorang Emak-emak Jadi Korban Keganasan Serangan Militer India di Kashmir

Ibukota India, Delhi, sering menjadi salah satu kota dengan polusi udara terburuk di dunia selama musim dingin, dimana ketebalan kabut asap dan partikel udara beracun meningkat 500 persen lebih tinggi dibanding dengan level udara sehat. Meski isu ini setiap tahunnya terus muncul, namun pemerintah India pada kenyataannya telah gagal mengendalikan tingkat polusi secara efektif.

Enam kota di India bahkan masuk ke dalam 10 kota dengan tingkat polusi udara terburuk versi laporan World Air Quality.

Pada tahun ini, polusi udara di Delhi juga dikaitkan dengan peningkatan kasus infeksi dan kematian akibat Covid-19. Pada bulan November lalu, Asosiasi Tenaga Medis India bahkan menyebut 13 persen kasus Covid-19 di kota tersebut kemungkinan disebabkan karena polusi udara.

"Tingginya beban kematian dan penyakit akibat polusi udara dan dampaknya terhadap perekonomian...dapat menghambat India untuk menghasilkan USD 5 triliun pada 2024 mendatang," kata laporan tersebut.

Didakwa Jadi James Bond, Jurnalis Turki Divonis 27 Tahun Penjara

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia