logo


Gus Yaqut Jadi Menag, Ernest Prakasa Kenang Dirinya Saat Jadi Korban Persekusi

Ernest mengaku hatinya bisa tenang saat bertemu Gus Yaqut.

23 Desember 2020 12:56 WIB

Ernest Prakasa
Ernest Prakasa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ernest Prakasa menyampaikan selamat atas penunjukan Yaqut Cholil Qoumas atau Gus Yaqut sebagai Menteri Agama menggantikan Fachrul Razi.

Ernest ternyata punya kenangan tentang Gus Yaqut, yakni saat dia menjadi korban persekusi. Kala itu, ia mendapat ancaman di media sosial karena tudingan melecehkan agama.

“Beberapa tahun silam, saya pernah menjadi korban persekusi. Ancaman datang mulai dari medsos hingga ke tempat saya tinggal,” cuit akun Twitter @ernestprakasa, Selasa (22/12).


Maman Imanulhaq Pantas Jadi Menteri, JoMan: Beliau Punya Track Record Konsistensi Jaga NKRI

Sutradara sekaligus komika ini lantas mendapat undangan dari staf Gus Yaqut di tengah ancaman yang diterimanya. Anak buah Gus Yaqut yang juga teman seangkatan di UNPAD itu meminta Ernest mendatangi markas GP Ansor.

“Melalui staffnya yang kebetulan adalah teman satu angkatan saya di FISIP UNPAD, Gus Yaqut @Ansor_Satu mengundang saya dateng ke GP Ansor,” jelas Ernest.

Ernest kemudian berkenalan dengan Gus Yaqut dan jajaran pengurus GP Ansor. Dia merasakan kehangatan tersendiri saat bercengkrama dengan mereka.

“Saya dikenalkan ke kawan-kawan di GP Ansor, yang ternyata beragam sekali profesinya mulai dari akademisi hingga politisi lintas parpol. Suasananya hangat & penuh guyon. Saya nongkrong di sana hingga subuh,” imbuhnya.

Kendati Ernest non muslim, dia diperlakukan layaknya saudara dan dilindungi GP Ansor. Ernest yang datang penuh ketakutan pun bisa tenang saat bertemu Gus Yaqut.

“Bagi Gus @Ansor_Satu, pasti kejadian itu hanya sebuah pertemuan biasa. Tapi bagi saya, malam itu amatlah berkesan,” kenang Ernest.

“Saya datang dengan ketakutan dan pulang dengan hati yang lebih tenang. Ternyata ada yang peduli & mendukung. Makasih banyak Gus. Selamat mengemban amanat,” pungkasnya.

Yaqut Cholil Jadi Menag, Novel PA 212: Semoga Tak Buat Gaduh dan Tidak Korupsi

Halaman: 
Penulis : Iskandar