logo


Lalu Lintas Diblokir, Toyota Terpaksa Tutup Pabriknya di Inggris dan Perancis Lebih Cepat dari Biasanya

Toyota terpaksa menutup pabriknya di Inggris dan Perancis lebih awal karena pasokan spare-part mereka terganggu penutupan wilayah perbatasan

22 Desember 2020 21:18 WIB

Pabrik perakitan mobil Toyota di Burnaston Inggris
Pabrik perakitan mobil Toyota di Burnaston Inggris istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perusahaan produsen otomotif Jepang, Toyota, mengatakan bahwa mereka untuk sementara waktu segera menghentikan proses produksinya di Inggris dan Perancis usai ditutupnya perbatasan antara kedua negara sebagai akibat dari munculnya virus Covid-19 yang bermutasi pada pekan lalu.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa penutupan wilayah perbatasan dan pelabuhan di Perancis bagi pengiriman yang berasal dari Inggris tersebut membuat antrian panjang lalu lintas barang di wilayah perbatasan sehingga pasokan spare-part mereka ikut terganggu.

Pabrik Toyota Inggris yang akan ditutup tersebut berlokasi di Deeside, Wales Utara, mulai Selasa (22/12) ini dan di pabriknya yang berlokasi di Burnaston, Derbyshire pada Rabu (23/12).


Soal Praktek Monopoli, Wall Street Sebut Google dan Facebook Sudah Bersekongkol Sejak 2018 Lalu

Sementara itu, pabrik Toyota yang berada di Perancis juga ditutup dua hari sebelum Natal, hingga setidaknya 4 Januari mendatang.

Untuk diketahui, pabrik Toyota di wilayah Eropa setiap tahunnya biasa diliburkan mulai malam Natal hingga awal Januari.

Toyota mengatakan bahwa penutupan tersebut dilakukan untuk membantu memastikan keamanan para pekerja dan semua pihak stakeholder, khususnya perusahaan-perusahaan logistik yang bekerjasama dengan mereka, terkait dengan penyebaran virus Covid-19.

Produsen otomotif tersebut mengatakan bahwa mereka telah mengambil keputusan tersebut "berdasar adanya pemblokiran lalu lintas dan bertambahnya jumlah negara yang menutup perjalanan dari Inggris", dimana sejauh ini masih belum diketahui sampai kapan larangan penyeberangan untuk kegiatan logistik tersebut masih akan diberlakukan.

Sementara itu, PM Inggris dikabarkan telah melakukan pembicaraan dengan Presiden Perancis terkait pembukaan kembali lalu lintas perdagangan diantara kedua negara, yang mana hasil pembicaraan tersebut akan segera diumumkan dalam waktu dekat ini.

Jadi Satu, Indosat dan Tri Dikabarkan Segera Konsolidasi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia
 
×
×