logo


Yusril Berseloroh Murtad Saat Pilpres, FPI: Itu Cuma Urusan Politik

Muhsin mengatakan bahwa pernyataan murtad yang disampaikan Yusril hanyalah seloroh semata

21 Desember 2020 18:56 WIB

Yusril Ihza Mahendra.
Yusril Ihza Mahendra. Jitunews/Rezaldy

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Dewan Syura Front Pembela Islam (FPI), Muhsin Ahmad Alatas menegaskan bahwa pihaknya tidak pernah meminta bantuan hukum advokat sekaligus Ketua Umum Partai Bulan Bintang Yusril Ihza Mahendra dalam kasus kerumunan Rizieq Shihab.

"Kita dari FPI tidak pernah meminta kepada Pak Yusril atau Pak Hotman untuk menjadi pengacara dalam kasus ini (kasus kerumunan Rizieq Shihab)," kata Muhsin di Komnas HAM, Menteng, Jakarta Pusat, Senin (21/12/2020).

Muhsin mengatakan bahwa pernyataan murtad yang disampaikan Yusril hanyalah seloroh semata. Ia menjelaskan bahwa Yusril dan FPI awalnya sama-sama mendukung Prabowo Subianto di Pilpres 2019. Namun di tengah jalan, Yusril berubah haluan mendukung Jokowi.


Ogah Bantu Rizieq Shihab, Yusril: Saya Sudah Kafir Gara-gara Dukung Jokowi

"Artinya (murtad) berpindah, ketika itu kan sama-sama umat Islam mendukung calon Prabowo, cuma ketika di tengah jalan dia (Yusril) belok kiri mendukung Jokowi, nah itu guyonannya itu murtad," ujarnya.

"Ini urusan politik, jadi itu hanya berubah pikiran untuk mendukung Jokowi. Jadi kalau ada kata-kata murtad itu hanya guyonan atau ledekan," sambungnya.

Polisi Tembak Mati Enam Anggota FPI, Mardani: Satu Orang Terbunuh Saja Sudah Kejahatan Luar Biasa

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati