logo


Dikecam Aktivis, tapi Tesla Tetap Diijinkan Tebang Hutan untuk Bangun Pabrik di Jerman

Otoritas Jerman mengijinkan Tesla membuka lahan hutan di Berlin untuk dijadikan sebuah pabrik perakitan mobil listrik

21 Desember 2020 18:22 WIB

Elon Musk, CEO Tesla
Elon Musk, CEO Tesla istimewa

BERLIN, JITUNEWS.COM - Pengadilan Tinggi Negeri Jerman telah memutuskan bahwa perusahaan produsen kendaraan listrik asal Amerika Serikat, Tesla, diijinkan oleh pemerintah setempat untuk membuka sejumlah lahan hutan yang berada di dekat ibu kota Jerman, Berlin, untuk kemudian dijadikan sebagai sebuah fasilitas pabrik perakitan mobil listrik. Hal tersebut dilaporkan oleh Reuters.

Hal tersebut memicu protes dari kelompok pecinta lingkungan setempat, Gruene Liga Brandenburg, dan melayangkan surat gugatan kepada pihak pengadilan.

Kelompok aktivis tersebut mendesak perusahaan milik Elon Musk tersebut untuk membatalkan rencana mereka, dan mengklaim jika pembukaan lahan tersebut dapat membahayakan kelangsungan hidup satwa lokal.


Dialirkan Lewat Jalur Pipa Menuju Irak, Ternyata Begini Modus Pasukan AS Curi Minyak Suriah

Para aktivis memperingatkan bajwa pabrik Tesla tersebut juga akan mengancam pasokan air di kawasan tersebut dan berdampak buruk terhadap infrastruktur transportasi lokal.

Namun, gugatan tersebut ditolak oleh pihak pengadilan dengan mengatakan bahwa pemerintah setempat tidak melanggar aturan terkait adanya pembukaan lahan untuk dijadikan pabrik.

Sementara itu, pihak perusahaan saat ini terus melanjutkan pembangunan pabrik mereka, yang rencananya akan segera dioperasikan pada pertengahan tahun 2021 mendatang dengan jumlah produksi mencapai 500 ribu unit mobil listrik per tahun. Fasiltas pabrik tersebut juga diharapkan mampu menyerap 12 ribu tenaga kerja.

Pemilik Tesla, Elon Musk juga telah berjanji jika pabrik tersebut akan dibangun dengan mengusung desain ramah lingkungan. Ia juga berjanji akan menanam tiga pohon sebagai ganti dari setiap pohon yang mereka tebang dalam pembukaan lahan tersebut.

 

Dianggap Paling Aman, Jaringan Server Lembaga Israel Ini Berhasil Dibobol Hacker

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia