logo


Pilih Didenda Rp 5 Juta Ketimbang Divaksin Corona, Melanie Subono: Secara Ilmiah Aja Belum Selesai

Melanie mengaku belum percaya dengan vaksin yang belum selesai uji klinis

21 Desember 2020 07:00 WIB

Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo sangat antusias dengan adanya vaksin Covid-19, bahkan ia mengaku siap menjadi orang pertama yang diberi vaksin. Namun berbeda dengan Melanie Subono yang mengaku enggan disuntik vaksin di kloter pertama.

Melanie mengaku lebih memilih membayar denda daripada divaksin di kloter pertama.

"Gini, beberapa bulan lalu gue dengar ada isu dan wacana kalau orang nggak mau divaksin harus bayar Rp 5 juta, gue udah ngumpulin sih Rp 5 jutanya," kata Melanie di Kawasan Jakarta Barat baru-baru ini.


Santuy, Presiden Brazil Bilang Tak Perlu Tergesa-gesa dalam Pendistribusian Vaksin

"Gue pasti mau, tapi enggak mau jadi generasi pertama," sambungnya.

Bukan tanpa alasan, Melanie mengaku belum percaya dengan vaksin yang belum selesai uji klinis. Selain itu ia mengaku apa yang cocok untuk orang lain belum tentu cocok untuk dirinya.

"Tapi gue belum percaya sama vaksin yang belum selesai, ini aja penelitiannya belum selesai. Nggak ada pandangan, karena secara ilmiah aja belum selesai. Gue akan baca dulu itu paper ilmiahnya baru mau vaksin," lanjtnya.

Covid-19 Bermutasi dan Menyebar Lebih Cepat, Inggris Perketat Lockdown

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati