logo


Indonesia itu Negara Hukum, Jangan Benturkan Penegakan Hukum dengan HAM

Bagi Ferdinand, kedua hal itu tidak bisa dikaitkan satu sama lain.

20 Desember 2020 07:30 WIB

Kadiv Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean.
Kadiv Hukum dan Advokasi DPP Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean. Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Eks politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menekankan bahwa Indonesia adalah negara hukum. Menurutnya, setiap warga negara harus patuh terhadap proses penegakan hukum.

Ferdinand mengingatkan semua pihak agar tidak membenturkan penegakan hukum dengan Hak Asasi Manusia (HAM). Baginya, kedua hal itu tidak bisa dikaitkan satu sama lain.

“Sebagai negara Hukum, kita jangan main-main dengan proses penegakan hukum apalagi membenturkan penegakan hukum dengan HAM,” cuit akun Twitter @FerdinandHaean3, dikutip pada Minggu (20/12).


Aparat yang Sempat Kontak dengan Massa FPI Diperiksa, Abu Janda: Jangan Sampai Tertular Rabies

Pernyataan itu dikeluarkan Ferdinand dalam menanggapi kicauan politisi Partai Gelora, Fahri Hamzah.

Sebelumnya, Fahri menyebut Indonesia sebagai negara demokrasi. Oleh karena itu, ia meminta semua pihak untuk menghormati Hak Asasi Manusia.

“Sebagai negara demokrasi kita jangan main-main soal HAM,” tulis Fahri.

Aksi 1812 Dibubarkan, Ferdinand: Tak Ada yang Harus Ditakuti Bila Penegak Hukum Tegas

Halaman: 
Penulis : Iskandar