logo


Soal Massa 1812 yang Bawa Sajam-Ganja, Polisi: Mereka Ngaku Simpatisan Rizieq

Yusri mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan tujuh orang yang masing-masing membawa senjata tajam saat aksi 1812. Mereka semuanya mengaku sebagai simpatisan Rizieq Shihab.

19 Desember 2020 17:52 WIB

Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus.
Kabid Humas Polda Jabar Kombes (Pol) Yusri Yunus. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus membantah pernyataan Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif yang mengatakan orang yang membawa senjata tajam (sajam) dan ganja saat aksi 1812 adalah penyusup.

"Dia mau pergi demo, dia mengaku kok. Yang demo siapa? Anak NKRI, FPI, itu mereka semua mau pergi demo," kata Yusri Yunus kepada wartawan, Sabtu (19/12/2020).

Yusri mengatakan bahwa pihaknya telah mengamankan tujuh orang yang masing-masing membawa senjata tajam saat aksi 1812. Mereka semuanya mengaku sebagai simpatisan Rizieq Shihab.


5 Peserta Aksi 1812 Jadi Tersangka, Polisi Sebut Bawa Senjata Tajam dan Narkoba

"Yang kita tahu mereka mau pergi demo, mereka FPI, mengaku simpatisan Rizieq,"sambungnya.

Ia memastikan bahwa semua peserta yang hadir di aksi 1812 adalah simpatisan Rizieq Shihab. "Nggak ada (kelompok lain). Ini kelompok FPI semua, memang datang ke sana itu untuk melakukan demo 1812. Pokoknya dia datang ke sana untuk melaksanakan demo di 1812," tegasnya.

Peserta Aksi 1812 Lukai Polisi dengan Sajam, Humas Polda Metro Jaya: Masih Kita Kejar

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati