logo


Kubu Akhyar Ajukan Gugatan ke MK, Tim Bobby: Ada Aroma Penggiringan Opini

Kubu Bobby menyebut penggiringan opini tersebut terjadi semenjak adanya perbedaan penyampaian data oleh pihak 01.

19 Desember 2020 14:50 WIB

Pilkada Serentak 2020
Pilkada Serentak 2020 istimewa

MEDAN, JITUNEWS.COM - Juru Bicara Tim Pemenangan pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Medan Bobby Nasution dan Aulia Rahman, Ikrimah mengaku bahwa pihaknya menghormati gugatan Pilkada Medan ke Mahkamah Konstitusi (MK) yang dilayangkan oleh kubu lawan yakni Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

"Saya kira, ya walaupun itu adalah hak, ya namanya mendaftar gugatan ke MK itu adalah hak paslon dalam pilkada. Dan itu kita hormati hak tersebut digunakan oleh teman-teman pasangan calon 01 (Akhyar-Salman)," kata Ikrimah seperti dilansir detikcom, Sabtu (18/12/2020).

Ikrimah menilai bahwa ada penggiringan opini yang membuat Pilkada Medan seolah-olah berjalan tidak baik. Ia menyebut penggiringan opini tersebut terjadi semenjak adanya perbedaan penyampain data oleh pihak 01.


Tim Akhyar Enggan Teken Berita Acara Rekapitulasi Pilkada Medan, Ferdinand: Bikin Malu!

"Perlu kami sampaikan ke masyarakat Kota Medan khususnya, bahwa kami mencium adanya aroma penggiringan opini, seolah-olah menciptakan Pilkada Kota Medan ini adalah pilkada tidak enak dan tidak baik begitu pelaksanaannya," ujarnya.

"Ini dimulai kapan, ini dimulai dari adanya penggiringan opini bahwa pihak 01 (Akhyar-Salman) mendapatkan suara 48 persen, ketika KPU belum mengumumkan hasilnya. Dan ketika hasilnya adalah 46,5 persen dan tidak ada bantahan atas perolehan hasil suara tersebut. Tapi tidak ada klarifikasi oleh pihak 01 bahwa mereka itu salah dalam menyampaikan data dan informasi," ujarnya.

Ikrimah menyebut bahwa paslon 01 lah yang telah terbukti membuat beberapa pelanggaran.

"Contohnya, penggunaan logo Pemko Medan dalam spanduk dukungan 01. Itu sudah terbukti melanggar dan sudah diputus oleh Bawaslu walaupun keputusannya adalah bersifat administratif," lanjutnya.

Sebut Pilkada Medan Banyak Kejanggalan, Kubu Akhyar: Mestinya Kita yang Menang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati