logo


Terjadi Sengketa Warisan, Pengadilan Negeri Argentina Minta Jenazah Maradona Diawetkan

Diego Armando Maradona meninggal dunia pada 25 November 2020 lalu akibat serangan jantung

18 Desember 2020 18:02 WIB

Diego Maradona
Diego Maradona istimewa

BUENOS AIRES, JITUNEWS.COM - Pengadilan Negeri Argentina pada Rabu (16/12) meminta agar kuburan Diego Maradona untuk digali dan jenazah sang legenda sepakbola tersebut untuk diawetkan setelah muncul sejumlah orang yang mengaku sebagai anaknya dan meminta hak warisan atas kekayaan Maradona.

Sebagaimana diketahui, pencetak gol 'Tangan Tuhan' tersebut meninggal pada 25 November lalu akibat serangan jantung, setelah beberapa pekan sebelumnya ia menjalani operasi bedah otak.

Secara resmi, Maradona selama ini memiliki lima orang anak, namun rumor yang beredar menyebut jika mantan pemain timnas Argentina tersebut juga memiliki sejumlah anak hasil hubungan gelap yang tinggal di sejumlah negara yang berbeda. Kini, mereka tengah berupaya untuk mendapatkan warisan harta kekayaan yang ditaksir mencapai USD 50 juta.


WHO Kirim Tim Investigasi Covid-19, Warga Wuhan: Kami Tidak Takut

Magali Gil, 25 tahun, yang mengaku sebagai salah satu anak kandung Maradona, telah mengajukan surat permohonan kepada pihak pengadilan untuk diadakan uji DNA guna membuktikan bahwa dirinya adalah putri dari Maradona.

"Nona Gil meminta untuk dilakukan sebuah penelitian...dan untuk tujuan tersebut tim kuasa hukum (diminta) mengirimkan sampel DNA," kata pihak pengadilan negeri Argentina dikutip Sputniknews.

Meskipun pada tahun 2019 lalu Maradona mengancam akan menyumbangkan seluruh kekayaan yang ia miliki, dan tidak menyisakan warisan apapun kepada ahli warisnya, namun hal tersebut bertentangan dengan Undang-undang yang berlaku di Argentina.

Rusia Gelar Pemilu Parlemen Tahun Depan, Putin Sudah Tahu Pihak Mana yang Coba Intervensi

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia