logo


Gelontorkan Rp 5,2 Triliun, BPDPKS Remajakan Kebun Sawit Hingga 200 Ribu Hektar

Dana yang digunakan untuk melakukan replanting kelapa sawit rakyat itu hingga sebesar Rp 5,19 triliun

18 Desember 2020 08:46 WIB

Ilustrasi perkebunan kelapa sawit.
Ilustrasi perkebunan kelapa sawit. cibimbo.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Direktur Utama BPDPKS Eddy Abdurrachman menyebutkan bahwa hingga saat ini, program peremajaan sawit rakyat (PSR) telah menggarap lahan hingga 200.252 hektar yang melibatkan 100.858 pekebun swadaya dan plasma.

Dana yang digunakan untuk melakukan replanting kelapa sawit rakyat itu hingga sebesar Rp 5,19 triliun sepanjang tahun 2016 hingga 2020.

"Peremajaan atau replanting merupakan penanaman kembali tanaman sawit yang baru menggantikan pohon sawit yang sudah tua atau tidak produktif lagi," ujar Eddy Abdurrachman dalam media gathering di Pullman Hotel, Kamis (18/12).


Diplomasi Sawit di India, Mendag Tekankan Prinsip Kemitraan dan Kolaborasi

Eddy menjelaskan, program penanaman kembali kelapa sawit yang baru ini bakal meningkatkan produktivitas lahan. Pasalnya, lahan-lahan sawit yang ada di Indonesia ada yang sudah tua dan produktivitasnya kalah dari perkebunan yang ada di Malaysia.

"Untuk itu perlu penanaman kembali terhadap tanaman-tanaman yang sudah tidak produktif," kata Eddy menambahkan.

Untuk diketahui, program ini dilaksanakan untuk membantu Pekebun Rakyat memperbaharui perkebunan kelapa sawitnya dengan pohon kelapa sawit yang lebih produktif dan TBS yang lebih berkualitas, penerapan prinsip-prinsip Good Agricultural Practices serta mengurangi risiko pembukaan lahan illegal seperti Penggunaan Lahan, Perubahan Penggunaan Lahan dan Kehutanan -LULUCF (Land Use, Land-Use Change and Forestry).

Dalam program ini, untuk memastikan prinsip keberlanjutan, peserta program juga difasilitasi untuk mendapatkan sertifikasi Indonesia Sustainable Palm Oil (ISPO) pada panen pertama.

Sejak dimulainya program peremajaan sawit rakyat di tahun 2016 hingga saat ini, program PSR telah melibatkan lebih dari 100 ribu petani rakyat, dan lebih dari 200 ribu hektar kebun yang menerima dana PSR. Untuk mempermudah penyaluran dana PSR juga terus dilakukan penyempurnaan meliputi penyederhanaan persyaratan, verifikasi terintegrasi, dan aplikasi PSR secara online, sebagai media untuk pengajuan proposal, evaluasi dan monitoringnya.

Jadi Penyumbang Devisa Terbesar, Ironis Sektor Kelapa Sawit Malah Banyak Diserang Isu Negatif

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan