logo


Situasi Memburuk, Pakar Kesehatan AS Minta Warga Batalkan Rencana Liburan Natal dan Tahun Baru

Dr Anthony Fauci meminta warga untuk tidak melakukan perjalanan dalam rangka merayakan Natal dan libur tahun baru untuk mencegah penularan Covid-19

17 Desember 2020 16:00 WIB

Ilustrasi
Ilustrasi istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Amerika Serikat saat ini tengah menghadapi badai pandemi Covid-19, dimana laju penyebaran infeksi dan jumlah kematian di sana sangat tinggi. Jumlah kasus secara keseluruhan yang tercatat sejak awal masa pendemi hingga kini juga sudah lebih dari 17 juta. Hal tersebut memaksa otoritas kesehatan mendesak masyarakat untuk membatalkan rencana perjalanan liburan akhir tahun mereka.

Dr. Anthony Fauci, salah satu pakar kesehatan terkemuka AS, menyatakan bahwa ia beserta sang istri pada tahun ini tidak akan merayakan hari raya Natal bersama dengan anak cucunya. Ia mendesak masyarakat AS untuk menjadikan dirinya sebagai contoh. Hal tersebut ia sampaikan dalam sebuah sesi wawancara dengan Washington Post.

Ia menambahkan bahwa Natal tahun ini menjadi Natal pertama yang tidak ia rayakan bersama ketiga anaknya, sejak mereka lahir.


Ungkap Misteri Asal Usul Covid-19, WHO Kirim Tim Investigasi ke Wuhan Awal Januari

"Saya hanya akan bersama dengan istri saya (pada periode tersebut)," ujar Fauci.

"Hari raya Natal adalah hari yang spesial bagi kami karena malam Natal adalah hari ulang tahun saya...dan anak-anak tidak akan pulang," tambahnya.

"Ini sangat menyakitkan. Jelas, kami tidak menyukainya. Namun, itu hanya lah satu dari banyak hal yang harus anda terima seiring kita melalui masa-masa yang tidak pernah sesulit ini sebelumnya," lanjut Fauci.

Fauci juga memberikan peringatan kepada masyarakat AS untuk tidak mengabaikan saran pakar kesehatan dan aturan prokes terutama pada saat liburan Natal dan akhir tahun, jika mereka tidak ingin menyaksikan peningkatan jumlah kasus Covid-19 yang signifikan.

"Kita sudah berada di dalam situasi yang sulit, dan kita akan membuatnya menjadi lebih buruk jika kita tidak melakukan sesuatu," tegasnya.

Ia juga menekankan bahwa meskipun pandemi bukanlah sebuah situasi yang biasa terjadi, namun hal ini tidak akan berlangsung selamanya. Oleh karena itu, ia meminta warga masyarakat untuk tetap kuat dalam menghadapinya.

"Sangat mungkin dengan adanya pendistribusian vaksin, kita akan kembali normal pada Natal selanjutnya," tukasnya.

Pertama Kali dalam Sejarah, Angkatan Udara AS Gunakan Teknologi AI Gantikan Tugas Kopilot

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia