logo


Ungkap Misteri Asal Usul Covid-19, WHO Kirim Tim Investigasi ke Wuhan Awal Januari

Proses investigasi yang dilakukan oleh sebuah tim dari WHO akan memakan waktu selama enam pekan

17 Desember 2020 15:00 WIB

Kota Wuhan
Kota Wuhan liputan6.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Satu tahun usai wabah virus Corona Covid-19 muncul dan memicu pandemi, para pakar kesehatan dan peneliti masih belum mendapatkan jawaban yang pasti terkait asal usul virus tersebut. Untuk mengungkap misteri tersebut, para peneliti dari WHO dan diplomat dari sejumlah negara rencananya pada awal tahun depan akan menggelar investigasi ke Wuhan, China, yang merupakan tempat pertama kali virus SARS- Cov-2 tersebut dilaporkan muncul.

Menurut laporan, tim yang beranggotakan 12 hingga 15 orang tersebut akan tiba di Provinsi Hubei pada minggu pertama Januari 2021 untuk mencari jawaban terkait asal usul atau sumber virus, yang sejauh ini diyakini berasal dari sebuah pasar 'basah', Huanan, di kota Wuhan, serta bagaimana virus tersebut menyebar ke manusia. Proses investigasi tersebut rencananya akan dilakukan selama enam pekan, termasuk dua pekan masa karantina setibanya tim tersebut di China.

Penyakit Covid-19 pertama kali dilaporkan pada Desember 2019 lalu dimana menyebar dengan sangat cepat di Provinsi Hubei, China pada awal Januari 2020. Meskipun pemerintah China sudah memberlakukan aturan lockdown, namun sejumlah warga yang sebelumnya terinfeksi virus tersebut berhasil melakukan perjalanan ke luar negeri sehingga virus tersebut kemudian menyebar luas di seluruh dunia dalam waktu dua bulan.


Tetap Naik, Pandemi Covid-19 Tak Kuasa Bendung Aliran Investasi Asing ke China

Seorang pakar kesehatan hewan Keith Hamilton yang juga akan ikut serta dalam tim investigasi tersebut, mengatakan kepada Reuters bahwa upaya menemukan asal usul virus tersebut pada hewan tampaknya akan sangat mustahil untuk dilakukan. Meski demikian, para peneliti telah berhasil menemukan sebuah virus identik pada hewan kelelawar, sehingga kemungkinan virus Covid-19 berasal dari hewan tersebut.

Namun, media China Global Times menyebut bahwa virus Sars-Cov-2 kemungkinan berasal dari luar China, dimana virus tersebut berhasil masuk melalui pengiriman makanan beku, mengingat sebagian besar produk yang dijual di pasar Huanan bukanlah hewan hidup, namun makanan dan daging beku.

Jika investigasi yang dilakukan oleh WHO di Wuhan tersebut gagal mendapatkan jawaban, maka para peneliti kemungkinan akan langsung menuju lokasi kedua, yakni Italia, yang juga diduga merupakan asal usul virus tersebut.

Pada bulan lalu, Institut Kanker Nasional Italia di Kota Milan merilis sebuah laporan yang mengungkapkan bahwa belasan warga yang memiliki penyakit kanker paru-paru diketahui telah berhasil mengembangkan antibodi terhadap Sars-Cov-2, sebelum kasus pertama muncul di Italia pada 21 Februari 2020.

Sejumlah antibodi tersebut ditemukan pada beberapa sampel darah yang diambil pada bulan Oktober 2019. Artinya, sejumlah sampel darah tersebut sudah terinfeksi virus Sars-Cov-2 pada bulan September 2019, atau tiga bulan sebelum kasus pertama dilaporkan muncul di Wuhan.

 

Tak Hanya Vaksin, Kepatuhan Masyarakat Menerapkan 3M Juga Perlu Dijaga

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia