logo


Serukan Aksi 1812, PA 212: Cucuran Darah Enam Syuhada Masih Terngiang Ditelinga Kita

Slamet meyakini bahwa apa yang dialami Rizieq Shihab dan enam laskar FPI yang tewas adalah bentuk ketidakadilan

17 Desember 2020 13:46 WIB

Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif.
Ketua Persaudaraan Alumni (PA) 212 Slamet Maarif. Jitunews/Latiko A.D

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Umum Persaudaraan Alumni (PA) 212, Slamet Maarif mengajak kepada umat muslim untuk menghadiri aksi 1812 di Istana Negara, Jumat (18/12/2020). Ia mengatakan bahwa aksi tersebut dilakukan sebagai bentuk perjuangan umat muslim untuk menuntut keadilan penahanan Rizieq Shihab dan kasus penembakan enam laskar FPI.

"Saudaraku, ihwan fillah, mujahid mujahidah 212. Makam enam syuhada pahlawan revolusi akhlak belum kering. Cucuran darah masih sangat terngiang di telinga kita. Imam besar kita kembali dizalimi dan dikriminalisasi," kata Slamet dalam video yang diunggah Front TV, Kamis (17/12/2020).

Slamet meyakini bahwa apa yang dialami Rizieq Shihab dan enam laskar FPI yang tewas adalah bentuk ketidakadilan. Menurutnya, hal tersebut tidak membuat semangat juangnya menurun, namun justru semakin meningkat.


KontraS Tolak Hadiri Rekonstruksi Polisi, Denny Siregar: Katanya Netral, Jangan FPI Terus yang Kalian Bela!

"Saya yakin itu semua tidak membuat kita menjadi lemah. Tapi saya yakin dan percaya justru ini semua membuat semangat dan perjuangan kita meningkat berpuluh-puluh kali," ujarnya.

Lebih lanjut, Slamet meminta kepada massa yang hadir dalam aksi 1812 esok hari tetap menerapkan protokol kesehatan. Hal tersebut dilakukan untuk mencegah penyebaran virus corona dalam aksi demonstrasi yang dilakukan.

Haikal Hassan Dipolisikan Karena Mimpi Ketemu Rasulullah, Novel Bamukmin: Negara Lucu, Mimpi Aja Diributkan

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati