logo


Hindari Tragedi Nasional, Pakar Kesehatan Minta Italia Berlakukan Lockdown Total

Pakar Kesehatan Italia meminta pemerintah untuk meningkatkan aturan pembatasan sosial usai jumlah kematian akibat Covid-19 mendekati jumlah korban tewas saat PD II

16 Desember 2020 20:12 WIB

Colosseum, Roma
Colosseum, Roma istimewa

ROMA, JITUNEWS.COM - Seorang penasihat Kementerian Kesehatan Italia menyarankan agar aturan pembatasan sosial yang tengah diberlakukan di Italia untuk diperketat, guna menghindari "tragedi nasional". Hal tersebut perlu dilakukan usai lembaga statistik nasional Italia (ISTAT) menyebut bahwa jumlah kematian akibat infeksi virus Corona Covid-19 di Italia pada tahun 2020 ini mendekati jumlah warga Italia yang tewas selama perang dunia kedua.

"Kita berada di dalam situasi perang, orang-orang tidak menyadarinya namun terakhir kali kita memiliki banyak kematian seperti ini, bom dijatuhkan keatas kota-kota kita selama masa perang," kata profesor Walter Ricciardi, seorang pakar kesehatan Italia, dikutip Reuters.

Ricciardi mengatakan bahwa pemerintah seharusnya mulai memberlakukan aturan lockdown total pada sejumlah kota yang ada di Italia.


Warning dari PBB, Jutaan Rakyat Yaman Terancam Tewas Akibat Wabah Kelaparan

Dalam sebuah wawancara dengan media lokal La Stampa, ia mengatakan bahwa pemerintah kota Roma selalu saja terlambat dalam merespon penyebaran wabah virus COvid-19, khususnya pada gelombang kedua yang terjadi pada musim gugur lalu.

Per Selasa (15/12), Italia melaporkan 846 kasus kematian akibat infeksi Covid-19, sehingga jumlah kasus kematian secara keseluruhan mencapai 65,857 kasus, atau tertinggi kelima di dunia.

Sementara itu, kepala ISTAT Giancarlo Blangiardo mengatakan bahwa jumlah total angka kematian di Italia, baik akibat infeksi Covid-19 atau sebab lainnya, kemungkinan mencapai lebih dari 700 ribu, atau mengalami peningkatan dari tahun 2019 lalu dimana total kematian di Italia berjumlah 647 ribu.

"Terakhir kali sesuatu seperti ini terjadi adalah pada tahun 1944 saat kita berada di puncak masa perang dunia kedua," ujarnya.

Perdana Menteri Italia Giuseppe Conte pada Selasa juga sudah mendesak rakyat Italia untuk menghindari kerumunan selama musim liburan akhir tahun, dan mengatakan bahwa pemerintah Italia tengah mempertimbangkan untuk melakukan penyesuaian terkait aturan pembatasan yang sedang diberlakukan.

Meski demikian, Ricciardi mengatakan bahwa hal tersebut tidak akan cukup.

"Belanda sudah melakukan lockdown saat jumlah kematian mereka setengah dari jumlah kematian kita, Jerman juga melakukan lockdown saat jumlah kematiannya sepertiga dari kita...Jika kita tidak mengambil kebijakan yang memadai, kita akan menuju sebuah tragedi nasional," tukasnya.

 

Joe Biden Diminta Tak Ulangi Kesalahan Obama soal Potensi Ancaman dari Rusia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia