logo


Jokowi: Kinerja Penegakan Bukan Diukur dari Seberapa Banyak Kasus yang Ditemukan

Jokowi berharap ada langkah sistematis yang efektif memberantas korupsi

16 Desember 2020 10:18 WIB

Presiden Joko Widodo
Presiden Joko Widodo ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa kinerja penegakan tidak diukur dari banyaknya kasus yang ditemukan tapi dari bagaimana pencegahannya.

"Kinerja penegakan bukan diukur dari seberapa banyak kasus yang ditemukan tapi bagaimana mencegah secara berkelanjutan agar tindak pidana korupsi itu tidak sampai terjadi lagi," kata Jokowi dalam sambutannya dalam peringatan Hari Anti Korupsi Sedunia atau Hakordia 2020 seperti yang disiarkan kanal YouTube Sekretariat Presiden, Rabu (16/12).

Jokowi mengatakan bahwa pemberantasan korupsi dilakukan dengan cara yang luar biasa.


Maman Imanulhaq Pantas Jadi Menteri, JoMan: Beliau Punya Track Record Konsistensi Jaga NKRI

"Upaya pemberantasan korupsi membutuhkan kegigihan dan konsistensi yang luar biasa. Butuh orkestrasi kebersamaan yang luar biasa untuk mencegahnya. Butuh inovasi dan kerja sistematis untuk menutup ruang bagi terjadinya korupsi dan perlu tindakan yang adil dan konsisten untuk menindak para pelaku pidana korupsi," ucap Jokowi.

Jokowi berharap ada langkah sistematis yang efektif memberantas korupsi.

"Saya berharap dengan langkah-langkah yang sistematis, yang sistemik, dari hulu sampai hilir, kita bisa lebih efektif memberantas korupsi, lebih efektif memberantas kemiskinan dan mengurangi pengangguran dan menjadikan Indonesia negara maju yang kita cita-citakan," tutur Jokowi.

Jokowi Masuk Daftar Muslim Berpengaruh, MUI: Tak Boleh Terbuai oleh Pujian

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata