logo


PSI Ditinggal Walk Out, Denny Siregar: Harusnya Paham Budaya Anggota Dewan Itu Datang Duduk Diam dan Duit

Bagi Denny, kebenaran itu adalah jalan yang sunyi dan menyakitkan. Dia yakin PSI mampu melewati itu semua.

16 Desember 2020 09:33 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar menyoroti aksi walk out hampir seluruh fraksi dewan saat Rapat Paripurna DPRD DKI Jakarta. Dia menyebut kejadian itu bisa jadi yang pertama dalam sejarah.

Diketahui, para perwakilan fraksi partai meninggalkan ruang sidang ketika PSI menyampaikan pandangan terkait kenaikan anggaran Rencana Kegiatan Tahunan (RKT) 2021.

"Saya jujur ketawa melihat fenomena ini. Ada apa kok kalian ngambekan, wahai anggota DPRD DKI yang budiman? Apa adik-adik PSI memang enggak asyik diajak 'main' ya?" kata Denny laman Facebooknya, Senin (14/12).


Fraksi DPRD DKI Ramai-ramai Walk Out, Ruhut Sitompul Dukung PSI: Maju Terus!

Denny merasa semua anggota DPRD DKI memusuhi PSI sejak polemik rencana kenaikan gaji dan tunjangan anggota dewan yang fantastis.

"Mereka menganggap PSI enggak bisa diajak kongkalikong dengan kenaikan yang legal itu. Bahkan ada kabar, dalam grup WA mereka, semua anggota DPRD DKI left group, tinggal PSI sendirian," tuturnya.

Menurutnya, sikap PSI yang menolak kenaikan tunjangan anggota DPRD DKI merupakan hal yang wajar. Sebab, tak etis jika wakil rakyat melebihkan gaji sedangkan perekonomian masyarakat sedang terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“PSI pasti bengong ditinggal begitu. Kenapa? Apa salahnya kalau bilang, 'Hei, bapak-bapak dan ibu-ibu anggota dewan yang terhormat, sekarang kan lagi pandemi, kenapa enggak kita potong saja gaji kita untuk rakyat yang terdampak, dan bukannya naikkan gaji untuk hura-hura?'," lanjut Denny.

"Ya, PSI juga salah sih. Harusnya paham dong bahwa budaya anggota dewan itu: Datang, Duduk, Diam, dan Duit. Ngapain kalian adik-adik PSI pakai buka-bukaan segala? Ya pasti dimusuhi, karena kalian harus merampas fasilitas yang mereka idamkan."

Bagi Denny, kebenaran itu adalah jalan yang sunyi dan menyakitkan. Dia yakin PSI mampu melewati itu semua.

"Tidak selamanya yang mayoritas itu yang benar. Karena jalan kebenaran sesungguhnya sunyi dan menyakitkan. Engkau akan dikucilkan karena tidak sama dengan mereka. Engkau akan dicurigai karena tidak bisa bermain seperti mereka," ujarnya.

"Kebenaran tetap kebenaran. Suarakan, jangan pernah lelah. Meski sekarang mereka mencacimu, tapi harus diingat, di sudut-sudut rumah di penjuru kota, ada generasi-generasi muda yang terinspirasi olehmu. Mereka adalah Jenderal Hoegeng kecil, Jokowi kecil bahkan Ahok kecil. Mereka belajar dari kalian untuk menjadi berani di tengah lautan kesalahan," jelasnya.

PSI Ditinggal Walk Out Seluruh Partai, Denny Siregar: Sebuah Apresiasi untuk Adek-adek

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×