logo


Kembangkan Budidaya Ikan Lokal, BI dan Pemkab Sekadau Jalin Kerja Sama

Ruang lingkup kerja sama terutama pada produksi budidaya, pendampingan teknis dan pembiayaan.

15 Desember 2020 07:11 WIB

Ikan Baung
Ikan Baung ist

MANDIANGIN, JITUNEWS.COM - Kementerian Kelautan dan Perikanan dalam hal ini diwakili Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin - Ditjen. Perikanan Budidaya, Bank Indonesia (BI) Wilayah Kalimantan Barat dan Pemda Kabupaten Sekadau melakukan penandatangan nota kesepakatan budidaya ikan baung, Senin (30/11).

Penandatanganan yang dilakukan secara virtual tersebut dimaksudkan dalam rangka melakukan percepatan produksi jenis ikan lokal terutama ikan baung. Acara tersebut dihadiri oleh Sekda Kab. Sekadau, asisten II sekda Kab. Sekadau, Kepala Dinas Pertahanan Pangan Pertanian dan Perikanan Kab. Sekadau dan Kepala Perwakilan Bank Indonesia Prov. Kalimantan Barat dan Kepala BPBAT Mandiangin.

Direktur Jenderal Perikanan Budidaya, Slamet Soebjakto, saat dimintai keterangannya di Jakarta, mengatakan bahwa kerjasama antara BI Wilayah Kalimantan Barat dan Pemda Sekadau sebagai bentuk komitmen bersama untuk mengembangkan dan memanfaatkan nilai ekonomi dari sumber daya ikan lokal.


KKP Dapat Hibah Lahan di Sungai Gelam, Pengembangan Budidaya Air Tawar Bakal Makin Topcer

"Ruang lingkup kerjasama terutama pada produksi budidaya, pendampingan teknis dan pembiayaan. Intinya kita ingin, ikan lokal betul betul terjaga lestari dan memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat. Saya sudah tugaskan BPBAT Mandiangin untuk terus kembangkan jenis jenis ikan lokal dan endemik di Kalimantan, utamanya ikan baung," tegas Slamet.

Frans Zeno PJ Sekda Kab. Sekadau menyampaikan ucapan terimakasih atas niat kerjasama dan atensi kepada Kab. Sekadau dalam rangka pengembangan budidaya ikan air tawar. Ia berharap ini menjadi program yang dapat dikembangkan sekarang dan kemudian hari dalam rangka mencukupi kebutuhan pangan di Kab. Sekadau.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Perwakilan BI Wilayah Kalimantan Barat, Agus Chusaini mengatakan sangat mengapresiasi pemerintah Kab. Sekadau yang mempunyai keinginan yang kuat dalam memajukan perikanan air tawar demi meningkatkan ekonomi Kab. Sekadau.

"Memang ini tantangan tidak mudah karena ini sesuatu yang baru, kemudian ini tingkat keberhasilannya belum terukur juga, semoga kerjasama kolaborasi antara Kab. Sekadau dengan BPBAT Mandiangin membawa hasil yang baik khususnya dalam pengembangan ikan air tawar," jelas Agus

Agus juga menyebut bahwa ikan lokal khususnya ikan baung merupakan salah satu ikan bernilai ekonomis tinggi yang mengakibatkan inflasi di regional Kalimantan Barat.

Sementara itu, Kepala BPBAT Mandiangin, Andy Artha Donny menyampaikan apresiasinya terhadap Bank Indonesia wilayah Kalimantan Barat dan Kab Sekadau.

"Kami berharap supaya kita sama-sama melaksanakan pembangunan di sektor kelautan dan perikanan khususnya yang terkait dengan pengembangan budidaya ikan air tawar terlebih lagi pengembangan ikan-ikan lokal yang mempunyai nilai ekonomis tinggi," tuturnya.

Andy juga menyampaikan bahwa saat ini BPBAT Mandiangin telah berhasil mengembangkan teknologi budidaya ikan lokal dari pembenihan sampai ke pembesaran meliputi ikan baung, ikan belida, ikan jelawat, ikan gabus, ikan kelabau dan ikan papuyu.

"Ikan lokal mempunyai nilai strategis di beberapa wilayah dan nilai ekonomis yang tinggi sehingga pengembangan perikanan budidaya ikan lokal menjadi salah satu prioritas dalam pembangunan di sektor kelautan dan perikanan. Selama ini produksi ikan lokal masih diperoleh dari penangkapan alam, namun saat ini stok ikan di alam mengalami penurunan. Oleh karena itu budidaya ikan lokal perlu segera dikembangkan," pungkasnya.

Edhy Prabowo Tersangka, Pegawai KKP Bekerja Seperti Biasa Layani Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan
 
×
×