logo


Dahsyat, 6 Ton Sehari Pempek Diekspor ke Negara Tetangga

Pempek terkenal di beberapa negara tetangga. Bahkan, tingkat ekspornya mencapai 6 ton sehari

22 April 2015 10:43 WIB

Ilustrasi pempek.(Ist.)
Ilustrasi pempek.(Ist.)

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Perindustrian (Memperin) Saleh Husin sangat mengapresiasi berkembangnya industri pangan olahan di Sumatera Selatan. Olahan pangan khas Palembang, Pempek menjadi sangat terkenal di beberapa negara tetangga. Bahkan, tingkat ekspornya mencapai 6 ton sehari. Hal ini menandakan keberhasilanĀ  mengangkat makanan khas daerah dan memasarkannya hingga ke kawasan Asean.

"Teman-teman kita di sini sukses mengekspor pempek ke beberapa negara, Malaysia, Brunei dan Thailand," ujar Saleh Husin dalam keterangannya, Rabu (22/04).

Sementara itu, menurut Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sumatera Selatan, Permana, pelaku usaha Pempek disini terus mengolah cita rasa hingga dapat diterima konsumen manca negara. "Volume ekspor Pempek mencapai 6 ton per hari," ungkap Permana.


Pemerintah Fokus ke Produksi Pajale, Pengamat: Mereka Cenderung 'Menganaktirikan' Sektor Lain

Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) Alex Noerdin juga mengatakan, popularitas Pempek kian digemari setelah banyaknya kegiatan besar yang digelar di Sumsel. Bahkan untuk perayaan hari besar atau kegiatan tertentu juga, permintaan Pempek dalam negeri dan luar negeri bisa lebih dari 6 ton per harinya.

"Banyak jenis Pempek kita, termasuk Pempek dos juga banyak yang berminat," papar Alex Noerdin.

Pertumbuhan permintaan pengiriman Pempek ini jelas berdampak pada besarnya pendapatan pengusaha lokal Sumsel. "Tidak hanya pengusaha kuliner, namun nelayan ikan pun merasakan imbas peningkatan permintaan bahan baku olahan pempek ini," kata Alex Noerdin.

Sebelumnya, makanan khas Palembang ini sempat diperebutkan dua provinsi, yaitu Sumsel dan Jambi. "Saya akan berperang melawan siapa saja yang berani mengklaim Pempek sebagai makanan khas daerahnya," tegas Alex Noerdin.

Namun, Alex pun memaklumi jika Pempek diklaim sebagai makanan khas Jambi. Karena, Jambi sendiri dulunya merupakan daerah pemekaran dari Sumsel.

Wakil Bupati Ogan Komering Ilir Dukung Penuh Program Kementan Tanaman Tebu di Lahan Rawa

Halaman: 
Penulis : Tommy Ismaya