logo


PBB Prediksi Pandemi Picu Resesi Global Terburuk Selama 80 Tahun Terakhir

Sekjen PBB Antonio Guterres memperkirakan jika dampak buruk pandemi dalam hal ekonomi dan sosial akan terus memburuk jika negara-negara di dunia tidak saling bekerjasama dalam menanganinya.

13 Desember 2020 14:19 WIB

Virus Corona Covid-19
Virus Corona Covid-19 kompas.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Sekjend PBB Antonio Guterres memperkirakan jika dampak sosial dan perekonomian akibat pandemi Covid-19 akan semakin besar. Oleh karena itu, ia mendesak adanya kerja sama dan solidaritas dari seluruh negara yang ada di dunia.

"Kita menghadapi resesi global terbesar dalam delapan dekade terkahir. Kemiskinan yang sangat ekstrim serta potensi ancaman wabah kelaparan juga terus meningkat," ujarnya dalam sebuah video pada Forus internasional Hadiah Nobel Perdamaian, dikutip Russia Today, Minggu (13/12).

Dalam kesempatan tersebut ia juga melayangkan kritik banyak negara yang gagal dalam menangani sejumlah krisis yang disebabkan dengan adanya pandemi, dimana beberapa diantaranya justru saling bersaing dalam hal suplai kebutuhan esensial. Ia mendesak kompetisi seperti itu tidak terjadi dalam hal pendistribusian vaksin.


Strategi Sido Muncul Tetap Moncer di Tengah Paceklik

"Dampak sosial dan ekonomi akibat pandemi sangat besar dan terus membesar," tambahnya.

"Kita tidak dapat membiarkan hal tersebut terjadi pada akses vaksin Covid-19, yang harus menjadi komoditas umum secara global," lanjutnya.

Menurut Guterres, dampak pandemi yang terjadi saat ini juga akan dirasakan oleh generasi selanjutnya. Sehingga ia mendesak komunitas internasional untuk fokus terhadap sejumlah isu seperti kesenjangan sosial, dan mengambil langkah untuk menciptakan dunia yang lebih inklusif dan lebih adil.

Sekjen PBB Minta Semua Negara Berlakukan Darurat Iklim

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia