logo


Pilih-pilih Tangani Kasus, Ferdinand Sarankan Komnas HAM Diganti Jadi Komnas HAMTU

Ferdinand menyindir Komnas HAM yang getol mengungkap kasus penembakan laskar FPI, sedangkan kasus pembantaian Sigi mereka diam.

12 Desember 2020 14:07 WIB

Ferdinand Hutahaen.
Ferdinand Hutahaen. rmol.co

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan politisi Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean menilai Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (komnas HAM) hanya mau membongkar kasus dari golongan tertentu.

Pernyataan itu menyusul upaya komnas HAM yang tengah mengumpulkan bukti dan informasi soal penembakan 6 laskar FPI di tol Jakarta-Cikampek pada Senin lalu.

Ferdinand menuding Komnas HAM seolah diam ketika dihadapkan pada kasus pelanggaran HAM lainnya. Dia mencontohkan insiden pembantaian satu keluarga di Sigi oleh kelompok kriminal bersenjata Mujahidin Indonesia Timur (MIT).


Polisi Cari 4 Anggota Laskar yang Kabur, FPI: Nggak Pernah Ada 4 Orang Itu

“Komnas HAM? HAM siapa? HAM orang untuk beribadah dihalangi, mereka diam. Hak orang untuk hidup dihabisi di Sigi, mereka diam. Bom meledak di gereja, di mana mereka? Halahh, Komnas HAM ini apa sih? HAM untuk kalangan tertentu?,” tulis akun Twitter @FerdinandHaean3, Sabtu (12/12).

Saking kecewa, Ferdinand mengusulkan Komnas HAM diganti nama menjadi Komnas Hamtu. Sebab, lembaga tersebut dinilai tak mengedepankan kesetaraan untuk menangani suatu kasus.

“Saya usul agar nama KOMNAS HAM dirubah jadi KOMNAS HAMTU, Komisi Nasional Hak Azasi Manusia Tertentu. Kenapa? Karena Komnas HAM terlihat hanya bekerja untuk kelompok manusia tertentu saja. Banyak pelanggaran HAM terjadi di masyarakat, saya tak lihat @KomnasHAM bergerak untuk semua,” ujarnya.

Gerindra Pertanyakan Tujuan Laskar FPI, HNW: Terdepan Bantu Warga Saat Bencana

Halaman: 
Penulis : Iskandar