logo


Omnibus Law Bisa Pulihkan Ekonomi pasca Pandemi, Airlangga Sebut Timing-nya Sudah Tepat

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menilai timing peluncuran UU Cipta Kerja sudah sangat tepat dan sangat diperlukan dalam proses pemulihan ekonomi pasca pandemi

11 Desember 2020 16:00 WIB

Menko Perekonomian Airlangga Hartarto\n\n
Menko Perekonomian Airlangga Hartarto dok. Kemenperin

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, mengatakan bahwa penentuan waktu peluncuran Undang Undang Cipta Kerja oleh pemerintah sudah tepat, meski banyak pihak beranggapan jika pembahasan mengenai UU tersebut terlalu cepat.

Airlangga menilai UU ini sangat diperlukan untuk proses pemulihan perekonomian Indonesia pasca pandemi, salah satunya adalah upaya pembukaan lapangan kerja secara besar-besaran serta mempermudah akses investor dalam menanamkan modalnya di pasar Indonesia.

"Timing dari UU Cipta Kerja dirasakan tepat dan pembukaaan lapangan kerja akan membantu mengurangi dampak negatif dari pandemi, serta mereka yang terkena PHK atau dirumahkan," katanya dalam sebuah diskusi virtual, Jumat (11/12/2020).


Ekonomi AS Masih Terpuruk, Nilai Tukar Rupiah terhadap Dolar Menguat

"Serta memberikan kepastian dari segi ekosistem investasi," katanya.

Diberitakan sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan mengundang para investor asing untuk berinvestasi di Indonesia, terlebih mengingat potensi pasar Indonesia yang luar biasa besar ditambah adanya UU Cipta Kerja yang membuat regulasi perijinan badan usaha menjadi lebih mudah.

"Saya ingin mengundang Anda semua untuk datang ke Indonesia dan mulai berinvestasi ke Indonesia mulai hari ini," ujar Luhut dalam acara US-Indonesia Investment Summit Jumat (11/12).

"Indonesia saat ini sudah menetapkan UU Cipta Kerja yang secara history dapat meningkatkan Indonesia sebagai tujuan investasi dan Omnibus Law ini dapat menyederhanakan dan juga mensinkronisasi 8.000 lebih regulasi yang ada dari sekitar 500 Pemda dan yang akan berpihak kepada UMKM dan perusahaan besar,"lanjutnya.

UU Cipta Kerja Sudah Sah, Luhut Ajak Investor Asing Tanam Saham di Indonesia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia