logo


Beda Klaim Polisi dan FPI Terkait Kepemilikan Senpi, Hanura: Perlu TPF Independen

Menurutnya, dengan adanya tim pencari fakta independen maka akan membuat jelas spekulasi-spekulasi yang ada di tengah masyarakat

10 Desember 2020 08:35 WIB

Anggota  Komisi III DPR RI Syarifuddin Sudding.
Anggota Komisi III DPR RI Syarifuddin Sudding. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Hanura, Syarifudin Sudding meminta agar pemerintah membentuk tim pencari fakta (TPF) independen. Hal tersebut lantaran ada pernyataan yang berbeda antara polisi dan FPI terkait senjata api yang disebut-sebut dibawa oleh anggota Laskar FPI yang mengawal pimpinan FPI Rizieq Shihab di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/20202).

"Dengan adanya polemik antara Polri dan FPI tekait apakah anggota FPI bawa senpi atau tidak dan terjadi penembakan atau tembak-menembak maka perlu dibentuk adanya tim pencari fakta independen," kata Syarifudin seperti dilansir detikcom, Kamis (10/12/2020).

Menurutnya, dengan adanya tim pencari fakta independen maka akan membuat jelas spekulasi-spekulasi yang ada di tengah masyarakat. Ia pun berharap tidak ada lagi polemik diantara polisi dan FPI.


Soal Tewasnya Laskar FPI, UAS: Komnas HAM untuk Mengusut Tuntas

Sebelumnya, Kapolda Metro Jaya Irjen Fadil Imran mengatakan bahwa telah terjadi penyerangan Laskar FPI terhadap polisi. Ia lantas memperlihatkan barang bukti berupa pistol dan senjata apai yang disebut-sebut milik anggota Laskar FPI.

Sementara pimpinan FPI Rizieq Shihab menegaskan bahwa rombongannya tidak ada yang dibekali senjata tajam. Ia menyebut senjata tajam tersebut bukan milik anggota Laskar FPI.

Desak Bentuk Tim Pencari Fakta, PKS: Untuk Buktikan Penjelasan FPI Bohong atau Tidak

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati