logo


Dukung PON 2020, Freeport Bangun Pusat Olahraga di Papua

Tak tanggung-tanggung, Freeport keluarkan dana sebesar US$ 33 juta untuk bangun beberapa venue

21 April 2015 18:37 WIB

ISTIMEWA
ISTIMEWA

MIMIKA  JITUNEWS.COM - PT Freeport Indonesia mendukung penuh gelaran Pekan Olahraga Nasional (PON) yang rencananya akan digelar di Papua pada tahun 2020 mendatang. Gelaran pesta olahraga nasional ini, kali pertama diadakan di Papua. Saat ini, Papua tengah berbenah membangun pusat-pusat kegiatan olahraga.

PT Freeport Indonesia sebagai bagian dari denyut penggerak ekonomi di pulau paling ujung timur Indonesia ini tengah membangun infrastruktur olahraga guna mensukseskan kegiatan olahraga 5 tahunan sekali itu. Tak tanggung-tanggung, Freeport mengeluarkan kocek sebesar US$ 33 juta untuk membangun beberapa venue PON di atas lahan 12,5 hektar.

"Ada 4 bangunan yang tengah dibangun Freeport, pertama adalah Indor stadion yang digunakan untuk basket, volley, maupun bulutangkis. Selain itu kita bangun juga stadion Atletik serta wisma atlet putra dan putri," kata Spesial Project PT Freeport Indonesia Deny Hudijana di Mimika, Papua (21/4/2015).


Panglima TNI Resmikan Pusat Informasi Maritim TNI di Jakarta

Deny memastikan, PON pada tahun 2020 mendatang telah siap karena saat ini progres pembangunan venue sudah mencapai 60 persen. Nantinya, bila pembangunan ini telah selesai, Freeport masih akan terus mengelola pusat olahraga di Mimika itu sampai PON selesai untuk menjaga bangunan agar tidak rusak sebelum dipakai.

Untuk venue-venue lain seperti stadion sepak bola, nantinya pemerintah kabupaten Mimika yang akan melakukan pembangunan. Diharapkan, penyelesaian pengerjaan proyek milik Pemerintah Kabupaten Mimika juga pengerjaannya tidak molor agar PON di Papua dapat berjalan dengan lancar.

"Kita bangun infrastruktur olahraga ini setengahnya dan setangahnya lagi akan dibangun oleh Pemda juga diatas lahan 12,5 hektar," imbuhnya.

Fasilitas olahraga yang dibangun oleh Freeport juga dijamin sudah sesuai standar internasional, pasalnya Freeport menggandeng konsultan asing dibidang atletik untuk memastikan tidak adanya kesalahan pembangunan.

Rencananya venue untuk stadion indoor itu akan dibangun dengan kapasitas penonton sebanyak 5 ribu penonton ditambah 75 untuk penonton VVIP. Selain pembangunan stadion atletik dengan menggunakan alas lintasan sintetik, Freeport juga membangun lintasan atletik yang bisa digunakan setiap hari oleh masyarakat.

Pencak Silat Jadi WBTb Dunia, Pemprov DKI Didorong Buat FGD Bersama Pesilat

Halaman: 
Penulis : Vicky Anggriawan, Deni Muhtarudin