logo


Gatot Sebut Tindakan Polri Brutal Usai Insiden Tewasnya 6 Laskar FPI, Ferdinand: Pencemaran Nama Baik!

Fedinand sebut Polri sudah bertindak sesuai Undang-undang yang berlaku.

9 Desember 2020 07:30 WIB

Surat Rakyat

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Presidium Koalisi Aksi Menyelamtkan Indonesia (KAMI), Gatot Nurmantyo mengecam tindakan Polri yang telah menyebabkan tewasnya 6 orang Laskar FPI di Tol Jakarta-Cikampek pada Senin (7/12/2020). Ia pun menyebut tindakan polri brutal dan kejam.

Sementara itu, mantan politikus Partai Demokrat, Ferdinand Hutahaean mengatakan apa yang dikatakan Gato tersebut merupakan pencemaran nama baik kepada Polri. Menurutnya, Polri sudah bertindak sesuai Undang-undang yang berlaku.

"Pernyataan sprt ini hanya memperkeruh situasi, mencemarkan nama baik kepolisian dan mendiskreditkan petugas kepolisian yg bekerja atas nama UU dlm melakukan penyelidikan dan penyidikan," tulis Ferdinand di akun Twitter pribadinya sembari menautkan berita pernyataan Gatot, Selasa (8/12/2020).


Polisi Buru 4 Laskar FPI Usai 6 Anggota Tewas, Refly Harun: Korban Jiwa Tidak Dipentingkan

Ferdinand menegaskan bahwa Polri bukanlah penjahat yang bertindak brutal seperti apa yang dikatakan oleh Gatot Nurmantyo. Ia menyebut Polri sudah menjalankan tugasnya sebagai penegak hukum.

"Polri bukan penjahat sehingga disebut brutal dan kejam. Polri penegak hukum," lanjutnya.

Desak Bentuk Tim Indepanden Usut Bentrok Polisi-Laskar FPI, Rabithah Alawiyah: Supaya Fair dan Berimbang

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati