logo


Empat Lembaga Survei Mundur dari Hitung Cepat Pilkada Solo, KPU: Padahal Sempat Ngotot Minta Sertifikat

Nurul mengatakan bahwa keempat lembaga survei mundur tanpa memberi keterangan. Padahal yang bersangkutan sudah mendapat sertifikat untuk melakukan hitung cepat.

9 Desember 2020 06:30 WIB

Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo)
Gibran Rakabuming-Teguh Prakosa dan Bagyo Wahyono-FX Supardjo (Bajo) Ist

SURAKARTA, JITUNEWS.COM - Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Solo, Nurul Sutarti mengatakan bahwa ada empat lembaga survei yang mengundurkan diri dari hitung cepat Pilkada Solo.

Nurul mengatakan bahwa keempat lembaga survei mundur tanpa memberi keterangan. Padahal yang bersangkutan sudah mendapat sertifikat untuk melakukan hitung cepat.

"Empat lembaga survei mundur. Padahal mereka sudah dapat sertifikat dan izin untuk melakukan hitung cepat. Mereka tidak memberi alasan detail," kat Nurul di Solo, Selasa (8/12/2020).


Ujian Pilkada Dalam Pengujian Covid-19

Ia membeberkan bahwa lembaga survei yang mundur dari hitung cepat Pilkada Solo yaitu Cyrus Nusantara, KIO Sembilan Lima, Indikator Politik dan Lembaga Survey Indonesia.

"Padahal dua diantaranya sempat ngotot untuk diminta sertifikat segera. Tapi pada akhirnya ternyata mereka mundur. Ya kami tidak bisa merujuk apa-apa," lanjutnya.

Diketahui, Pilkada Solo diikuti oleh dua paslon yakni nomor urut 01 Gibran Rakabuming Raka-Teguh Prakosa. Mereka diusung oleh PDIP Perjungan dan didukung oleh sebagian besar partai politik yang punya kursi di DPRD Solo. Sementara nomor urut 02 yaitu Bagyo Wahyono-FX Supardjo yang merupakan pasangan calon independen.

Hari Ini Pilkada, Bawaslu akan Tindak Lembaga Survei yang Tak Terdaftar Gelar Hitung Cepat

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati