logo


Diminta FBI Tangkap Petinggi Huawei, Polisi Kanada: Itu adalah Posisi yang Sangat Tidak Nyaman

Seorang petugas Kepolisian Kanada mengungkap bahwa ia merasa tidak nyaman selama ini disebut membantu FBI dalam penangkapan Meng Wanzhou

8 Desember 2020 14:45 WIB

CEO Huawei Meng Wanzhou
CEO Huawei Meng Wanzhou istimewa

OTTAWA, JITUNEWS.COM - Seorang petugas Kepolisian Kanada yang bertugas di bandara Vancouver pada Senin (7/12) mengungkap bahwa dirinya pada saat itu berada di posisi yang tidak nyaman saat diminta oleh Badan Investigasi AS (FBI) untuk meringkus Meng Wanzhou, salah satu petinggi Huawei, pada 2018 lalu.

"Pada akhirnya, saya tidak menyediakan informasi dan bertindak atas nama FBI. Saya hanya bertugas sebagai salah satu anggota Kepolisian Kanada (RCMP)," kata Sersan Ross Lundie, dikutip Al Jazeera.

"Membantu FBI, kalau dilihat dari latar belakang saya, hal itu adalah posisi yang sangat tidak nyaman," tambahnya.


Dr Fauci Prediksi Kasus Covid-19 AS Meningkat Selama Liburan Akhir Tahun

Meng Wanzhou, ditangkap pada bulan Desember 2018 lalu atas permintaan pemerintah AS. Ia dituduh telah memanfaatkan bank HSBC dalam tender bisnis Huawei dengan pemerintah Iran, sehingga bank tersebut melanggar kebijakan sanksi AS terhadap Iran.

Meng, yang kini berstatus tahanan rumah di Kanada, menyatakan bahwa dirinya tidak bersalah dan tengah mengupayakan ekstradisi dari Kanada ke Beijing.

Pemerintah China juga telah mendesak Kanada untuk segera membebaskan putri pemilik Huawei tersebut.

Iran Sebut Ilmuwan Nuklirnya Tewas Akibat Serangan Senjata yang Dikendalikan oleh Satelit

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia