logo


Ahok Ngamuk Tahu Tunjangan DPRD DKI Rp110 Juta, Ketua DPRD DKI: Nggak Ada Semua Itu

Prasetio Edi meminta Ahok untuk tidak berpatok pada berita yang masih simpang siur.

7 Desember 2020 22:30 WIB

Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi.
Sekretaris DPD PDIP DKI Jakarta, Prasetyo Edi Marsudi. Rmol

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok ngamuk mengetahui kabar tunjangan rumah tangga anggota DPRD DKI Jakarta sebesar Rp110 juta.

Ketua DPRD DKI, Prasetyo Edi Marsudi, mengatakan bahwa kenaikan tunjangan tersebut tidak benar.

"Itu saya evaluasi, semua saya evaluasi, nggak ada semua, itu kita nggak ada semua itu," kata Edi kepada wartawan di gedung DPRD DKI Jakarta, Senin (7/12).


Jubir Presiden Singgung Peran Jokowi dan Ahok, Fadli: Giliran Ada Penghargaan Ikut-ikutan Klaim

Politikus PDIP ini meminta Ahok untuk tidak berpatok pada berita yang masih simpang siur.

"Jangan berpatokan pada berita yang simpang siur ini," katanya.

Sebelumnya, Ahok mengaku mendapat kabar dari media sosial terkait kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta.

"Saya baca sampai tunjangan rumah Rp 110 juta di media sosial. Saya pun ngamuk baca itu. Tunjangan mobil Rp 35 juta, ya saya ngamuk," kata Ahok melalui video di laman YouTube 'Panggil Saya BTP'.

Ustaz Maaher Diringkus Polisi, Ahok Disinggung

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata