logo


Bantu Korban Terdampak Badai, KITA Pontianak Distribusikan Bansos ke Pulau Kabung

Semangat para relawan tak surut meskipun BMKG Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi tanggal 2 Desember 2020

7 Desember 2020 07:43 WIB

Pengurus Wilayah SNNU Kalimantan Barat bersama Pengurus Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air ( KITA ) Pontianak Kalimantan Barat berangkat menuju Pulau Kabung, dusun tanjung gundul, desa Karimunting Kabupaten Bengkayang guna mendistribusikan bansos sembako kepada seluruh masyarakat Pulau Kabung, korban terdampak bencana badai, Minggu (5/12),
Pengurus Wilayah SNNU Kalimantan Barat bersama Pengurus Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air ( KITA ) Pontianak Kalimantan Barat berangkat menuju Pulau Kabung, dusun tanjung gundul, desa Karimunting Kabupaten Bengkayang guna mendistribusikan bansos sembako kepada seluruh masyarakat Pulau Kabung, korban terdampak bencana badai, Minggu (5/12), jitunews

KALBAR, JITUNEWS.COM - Cuaca buruk tidak menjadi halangan untuk Pengurus Wilayah Serikat Nelayan (SNNU) dan Kerapatan Indonesia Tanah Air (KITA) Kalimantan Barat mendistribusikan bantuan ke Pulau Kabung.

Sore kemarin, Minggu (5/12), Pengurus Wilayah SNNU Kalimantan Barat bersama Pengurus Ormas Kerapatan Indonesia Tanah Air ( KITA ) Pontianak Kalimantan Barat berangkat menuju Pulau Kabung, dusun tanjung gundul, desa Karimunting Kabupaten Bengkayang guna mendistribusikan bansos sembako kepada seluruh masyarakat Pulau Kabung, korban terdampak bencana badai.

Semangat para relawan tak surut meskipun BMKG Provinsi Kalimantan Barat telah mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi tanggal 2 Desember 2020 untuk mendistribusikan langsung bansos di pulau kabung.


KITA Jakarta Gelar Festival Pencak Silat Road show Mall to Mall

"Gerak bersama ini dapat dilakukan karena kesamaan arah tujuan organisasi masing-masing, berperan aktif untuk melakukan sedikit hal yang berguna kepada siapapun yang memerlukan," ujar Sekretaris KITA Kalbar, Dekhi Armadhani kepada wartawan, Minggu (5/12).

Sesampainya di Pulau Kabung, Pengurus Wilayah SNNU Kalimantan Barat dan Ormas KITA melakukan tatap muka dengan para perwakilan warga dari seluruh wilayah yang terdiri dari 5 RT dan 2 RW untuk mendengar keluh kesah, cerita, dan harapan warga serta potensi-potensi yang ada di wilayah tersebut.

Robohnya 100 lebih bagan warga yang tumbang disapu badai tidak menyurutkan semangat masyarakat pulau kabung untuk bangkit, berdiri kembali meneruskan perjuangan dalam mengarungi kehidupan sehari-hari di Pulau Kabung meskipun dengan susah payah. Padahal selama tahun 2020 ini penghasilan nelayan sangat jauh berkurang, sehingga untuk mengembalikan modal membangun bagan di tahun 2020 ini saja tidak terpenuhi apalagi untuk mengumpulkan lagi modal membangun bagan di tahun berikutnya ditambah lagi kebun cengkih yang menjadi sumber penghasilan alternatif tidak bisa diharapkan.

"Ironi di negara yang sudah 75 tahun merdeka ini masih ada salah satu wilayah yang masih mengalami keterbelakangan, hampir di segala bidang, padahal sebenarnya potensi yang ada sangat besar, terutama di bidang kelautan, tanpa perhatian tanpa bimbingan dan tanpa pendampingan," imbuh Dekhi.

PW SNNU Kalimantan Barat dan Ormas KITA Kalimantan Barat menyampaikan komitmen untuk mendampingi dan menemani masyarakat nelayan Pulau Kabung Kabupaten Bengkayang untuk bangkit dan berdiri kembali, dengan segala kemampuan yang dimiliki, semoga permasalahan yang ada dapat dicarikan jalan keluar dan potensi dapat digali serta dikembangkan guna kemajuan warga pulau kabung, termasuk melakukan advokasi hukum yang diperlukan warga pulau kabung.

Bantuan sosial berupa sembako diserahkan langsung oleh Ketua PW Serikat Nelayan NU Prov. Kalbar dan Ketua Dewan Kebijakan Kerapatan Indonesia Tanah Air Kalimantan Barat melalui perwakilan warga dari setiap RT yang ada untuk disampaikan kepada 600 warga Pulau Kabung baik yang terdampak langsung maupun tidak bencana badai dan gelombang besar yang merobohkan bagan.

Juliari Terima Jatah Rp 10 Ribu/Bansos, Anak Buah: Nggak Semua, Kan Tidak Wajib

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati
 
×
×