logo


Juliari Terima Jatah Rp 10 Ribu/Bansos, Anak Buah: Nggak Semua, Kan Tidak Wajib

Adi yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos ini mengatakan bahwa pemberian jatah Rp 10 ribu per paket sembako tidak bersifat wajib

7 Desember 2020 05:15 WIB

dok kementerian sosial

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Salah satu tersangka dugaan suap bantuan sosial (bansos) corona, Adi Wahyono membantah bahwa Menteri Sosial Juliari Batubara menerima jatah Rp 10 ribu dari setiap paket bansos sembako. Ia mengatakan bahwa Juliarai tidak menerima semuanya.

"Nggak, tidak semua  kasih, tidak semua kasih itu, nggak semua lah," kata Adi kepada wartawan, Minggu (6/12/2020).

Adi yang merupakan pejabat pembuat komitmen (PPK) Kemensos ini mengatakan bahwa pemberian jatah Rp 10 ribu per paket sembako tidak bersifat wajib. Meski demikian, ia tidak menjelaskan secara detail berapa jatah yang diterima Juliari.


Edhy dan Juliari Dicokok KPK, Denny Siregar Sindir Menteri Jokowi Korupsinya Receh-receh

"Nggak kan kita tidak mewajibkan, nggak, nggak ada itu," lanjutnya.

Sebelumnya, KPK menduga bahwa Juliari Batubara mendapat jatah Rp 10 ribu per paket semabako senilai Rp 300 ribu per paket. Dengan demikian, KPK menduaga Juliari mendapat jatah total senilai Rp 8,2 miliar pada pelaksanaan paket bansos sembako periode pertama. Sementara pada periode kedua, Juliari diduga menerima jatah sebanyak Rp 8,8 miliar.

Juliari Batubara Jadi Tersangka Kasus Suap Bansos Covid-19, Iwan Fals: Brengsek...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati