logo


Arab Saudi Bersedia Normalisasi Hubungan dengan Israel Jika Palestina Sudah Merdeka

Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa rencana normalisasi hubungan antara Arab Saudi dengan Israel sebenarnya sudah ada sejak tahun 1982

6 Desember 2020 16:19 WIB

Menlu Arab Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud
Menlu Arab Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud Al Jazeera

RIYADH, JITUNEWS.COM - Menteri Luar Negeri Arab Saudi mengatakan bahwa pihak kerajaan akan melakukan normalisasi dengan Israel jika negara Yahudi tersebut sudah berencana untuk membebaskan Palestina.

"Apa yang perlu kita buat (normalisasi hubungan bilateral dengan Israel) adalah sebuah kesepakatan damai yang membuat Palestina menjadi sebuah negara yang merdeka, yang dapat diterima oleh rakyat Palestina," kata Pangeran Faisal bin Farhan Al Saud pada Jumat (4/12), dikutip Al Jazeera.

Pernyataan tersebut tentunya menjadi jawaban atas rumor yang menyebut bahwa Arab Saudi kemungkinan akan segera menyusul Bahrain dan Uni Emirat Arab yang telah melakukan normalisasi hubungan dengan Israel.


Setelah Irak dan Afghanistan, Trump Minta Pentagon Tarik Mundur Pasukan AS dari Somalia

"Kesepakatan tersebut harus dirundingkan, namun yang terpenting saat ini adalah untuk membawa Palestina dan Israel ke meja perundingan," tambahnya.

Pangeran Faisal juga menegaskan bahwa rencana Arab Saudi dalam hal pembentukan hubungan diplomasi dengan Israel sebenarnya sudah ada sejak Putra Mahkota Fahad menjadi Menteri Luar Negeri Arab Saudi pada tahun 1982 silam.

"Kami masih memiliki visi yang sama, dimana Israel menjadi satu bagian dari kawasan, yang memiliki hubungan diplomasi normal dengan sejumlah negara tetangga. Apa yang perlu kami upayakan adalah menjadikan Palestina sebagai negara yang merdeka," tukasnya.

Wabah Covid-19 Memburuk, Presiden Meksiko: Mari Kita Simpan Kado Natal untuk Lain Waktu

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia