logo


Proses Kasus Ustaz Maaher Lebih Cepat Ketimbang Denny Siregar, Polri: Jangan Dilihat dari Covernya, Pasal Boleh Sama Tapi...

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa proses penanganan kedua kasus tersebut berbeda. Oleh karena itu satu kasus dengan kasus lainnya memerlukan watu yang berbeda.

5 Desember 2020 13:40 WIB

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Awi Setiyono. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Banyak pihak yang menilai bahwa proses penanganan kasus Ustaz Maaher dari proses penyelidikan, penyidikan hingga penangkapan sangatlah cepat. Hal tersebut berbeda dengan proses penanganan kasus yang dialami oleh pegiat media sosial Denny siregar. Padahal keduanya disebut sama-sama mencemarkan nama baik melalui media sosial.

Sementara itu, Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Awi Setiyono mengatakan bahwa proses penanganan kedua kasus tersebut berbeda. Oleh karena itu satu kasus dengan kasus lainnya memerlukan watu yang berbeda.

"Perlu saya sampaikan case per case tidak sama. Jangan dilihat dari covernya saja. Mungkin pasal boleh sama, tapi dalam penanganan kasus kita semua dari proses penyelidikan ke penyidikan itu berproses," kata Awi dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020).


PPP Tolak Kenaikan Tunjangan DPRD DKI, Denny Siregar: Masak PDIP Ngotot Terus?

Ia mengatakan bahwa pihaknya telah berkoordinasi dengan Polda Jabar terkait kasus Denny Siregar, namun sampai saat ini masih terkendala barang bukti.

"Memang di sana sudah saya tanyakan pada Dirkrimsus Polda Jabar, ada kendala permasalahan. Misalnya terkait dengan saksi dengan capture yang ada, dengan saksi yang di dalam itu ternyata sampai sekarang belum terpenuhi. Orang-orang yang ada di dalam gambar itu sampai sekarang masih dicari," ujarnya.

"Kayak masalah begini, kan, ini permasalahan dalam hal artian semua ditangani ya. Kita akan profesional dan proporsional. Kita tunggu aja," lanjutnya.

 

Sebut Banyak Ustaz Karbitan, Muhammadiyah: Ilmu Agamanya Dangkal Klaim Ustaz Usai Hijrah

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati