logo


Sebut Banyak Ustaz Karbitan, Muhammadiyah: Ilmu Agamanya Dangkal Klaim Ustaz Usai Hijrah

Muhammadiyah sebut mengganti nama untuk berdakwah adalah hal yang biasa. Namun, ia menyayangkan banyak pendakwah yang saat ini pemahaman agamanya masih kurang.

5 Desember 2020 09:32 WIB

Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu\'ti.
Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti. Istimewa

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Nama Ustaz Maaher At-Thuwailibi saat ini menajdi sorotan publik. Pasalnya, pendakwah tersebut saat ini telah ditangkap oleh pihak kepolisian karena tersandung kasus ujaran kebencian. Belakangan diketahui bahwa ustaz tersebut memiliki nama asli Soni Ernata.

Sementara itu, Sekretaris Umum PP Muhammadiyah, Abdul Mu'ti menanggapi soal fenomen ustaz yang berganti nama. Menurutnya, mengganti nama untuk berdakwah adalah hal yang biasa. Namun, ia menyayangkan banyak pendakwah yang saat ini pemahaman agamanya masih kurang.

"Soal ustaz yang ganti nama, juga hal yang biasa. Sayangnya, sekarang ini banyak ustaz karbitan yang penguasaan ilmu agamanya masih dangkal dan akhlak yang tidak bisa menjadi teladan. Banyak orang yang tiba-tiba mengklaim bahwa dirinya ustaz beberapa saat setelah hijrah," kata Abdul Mu'ti dalam keterangannya, Jumat (4/12/2020).


Sentil Ustaz Maaher, MUI: Boleh Jadi Orang yang Dicela Lebih Baik dari Kamu!

Ia pun meminta kepada masyarakat agar lebuh cerdas dalam menilai pendakwah. Ia mengatakan jangan hanya berguru kepada seorang pendakwah hanya karena popularitasnya.

"Ganti nama atau tidak, semua berpulang pada masing-masing. Masyarakat, khususnya umat Islam sebaiknya kritis dan cerdas dengan menilai ceramah dari kebenaran isi ajaran, bukan melihat popularitas dai atau ustaz," tandasnya.

Ustaz Maaher Ditangkap, Tengku Zul: Apakah Dai Mesti Diam Hadapi Kemungkaran?

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati