logo


Kapolri Geram dengan Penghadangan, FPI: Yang Bikin Kacau Kan Opini

Aziz menyatakan setuju dengan Idham soal negara tidak boleh kalah dengan premanisme.

4 Desember 2020 18:30 WIB

Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar
Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Penyidik Polda Metro Jaya dihadang oleh laskar FPI ketika akan melayangkan surat pemanggilan klarifikasi Habib Rizieq Syihab. Hal itu membuat geram Kepolri Jenderal Idham Azis.

Wakil Sekretaris Umum FPI, Aziz Yanuar, mengatakan bahwa penyidik bisa melayangkan surat.

"Tidak ada penghadangan insyaallah," kata Aziz kepada wartawan, Jumat (4/12).


Viral Polisi Ancam Bunuh Rizieq Shihab, Kapolres Pekalongan: Sedang Pendalaman

Aziz menyatakan setuju dengan Idham soal negara tidak boleh kalah dengan premanisme.

"Setuju dengan Kapolri, berantas segala bentuk premanisme. Karena premanisme termasuk kemungkaran. Sebagaimana ketidakadilan juga," ujarnya.

Awalnya penyidik Polda Metro Jaya dihadang oleh laskar FPI ketika akan melayangkan surat panggilan ke Habib Rizieq. Penyidik lalu memilih meninggalkan lokasi. Kemudian, penyidik kembali mendatangi lokasi dan akhirnya bisa masuk dan memberi surat pemanggilan.

Aziz menyebut ada kesalahpahaman saja. Menurutnya, ada opini yang menggiring seolah penyidik dihadang.

"Mungkin kesalahpahaman saja," katanya.

"Faktanya kan para penyidik bisa masuk dan ketemu serta serahkan surat kan? Yang bikin kacau kan opini," imbuhnya.

Sebelumnya, Idham Aziz mengatakan bahwa negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme.

"Negara tidak boleh kalah dengan ormas yang melakukan aksi premanisme. Kita akan sikat semua," tegas Idham dalam keterangannya, Kamis (3/12).

Ogah Perkarakan Pengancam Penggal Rizieq, FPI: Paling Berakhir dengan Diagnosa Gila

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata