logo


Otoritas Israel Sebut Warga Yahudi di Luar Negeri Bakal Jadi Target Serangan Iran

Dewan Keamanan Nasional Israel memberikan peringatan jika Iran keungkinan besar akan melakukan serangan terhadap warga Yahudi yang ada di luar negeri

4 Desember 2020 16:00 WIB

Bendera Israel
Bendera Israel istimewa

TEL AVIV, JITUNEWS.COM - Dewan Keamanan Nasional Israel memberikan peringatan adanya potensi peningkatan ancaman serangan teroris terhadap warga Israel yang tinggal di luar negeri, khususnya di negara-negara yang berdekatan dengan Iran, seperti Georgia, Azerbaijan, Turki Uni Emirat Arab, Bahrain, dan di wilayah Timur Tengah lainnya. Hal itu mereka sampaikan dalam sebuah pernyataan tertulis yang mereka rilis pada Kamis (3/12).

"Dengan adanya sejumlah ancaman dari pihak Iran dan keterlibatan Iran dalam serangan teroris yang terjadi di sejumlah negara belakangan ini, kami khawatir jika Iran juga akan berupaya melakukan serangan terhadap warga Israel," demikian pernyataan tersebut dikutip Sputniknews, Jumat (4/12).

Dewan Keamanan Nasional Israel juga memperingatkan bahwa sejumlah "organisasi Islam ekstrim", khususnya yang memiliki keterikatan dengan ISIS, "sangat termotivasi melakukan serangan" terhadap Israel dan warga Yahudi, dimana menurut mereka sinagoga, musium-musium dan rumah makan Yahudi sangat rentan menjadi incaran serangan.


Media AS Sebut Israel Terlibat dalam Insiden Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

Sementara itu, hubungan Israel dengan Iran kian memburuk usai terbunuhnya Mohsen Fakhrizadeh, seorang ilmuwan nuklir Iran, dalam sebuah serangan pada pekan lalu.

Menurut Iran, serangan tersebut dilakukan oleh Mossad, agen intelijen Israel dan kelompok terlarang Iran, Organisasi Mujahidin Rakyat. Israel sendiri sejauh ini belum mengeluarkan pernyataan apapun, baik terkait insiden pembunuhan Fakhrizadeh maupun tudingan yang dilontarkan oleh Iran tersebut.

Snowden Minta Donald Trump Beri Ampunan kepada Pemilik WikiLeaks

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia