logo


PKB dan NasDem Ikut Tolak Kenaikan Tunjangan DPRD DKI, Denny Sindir PKS Begini

Denny menyindir PKS yang sepakat dengan wacana kenaikan tunjangan anggota dewan.

4 Desember 2020 13:17 WIB

Denny Siregar
Denny Siregar Facebook

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Pegiat media sosial Denny Siregar merasa lega PKB dan NasDem mengikuti jejak PSI dalam menolak kenaikan tunjangan DPRD DKI Jakarta dalam Rancangan Kerja Tahunan (RKT) 2021. Kenaikan tunjangan di tengah perekonomian yang sedang terpuruk dinilai tak etis.

Denny lantas menyindir PKS yang sepakat dengan wacana kenaikan tunjangan anggota dewan. Dia menilai setiap fraksi seharusnya tak menyertai langkah partai yang dipimpin Ahmad Syaikhu itu.

"Akhirnya selain @psi id, @DPP_PKB dan @NasDem juga menolak rencana kenaikan tunjangan anggota @dprddkijakarta yang gila-gilaan itu.. Udah gua bilangin dari dulu, jangan ikut-ikutan PKS," cuit Denny di akun Twitternya, @Dennysiregar7, Jumat (4/12).


Soal Tunjangan Rp8 Miliar DPRD, PKB: Buat Sosialisasi ke Masyarakat

Sebelumnya, PSI tetap teguh dengan pendiriannya menolak kenaikan Rancangan Kerja Tahunan (RKT) meski dibanjiri kritik dari anggota DPRD DKI Jakarta.

Ketua Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) PSI DKI Jakarta, Michael Victor Sianipar mengatakan kenaikan itu kurang pantas mengingat Jakarta masih mengalami kesulitan perekonomian di tengah pandemi Covid-19.

“Sebagai Partai yang mengedepankan efisiensi anggaran, dan selama ini kritis terhadap penyusunan anggaran, kami dengan tegas menolak kenaikan RKT di tengah pandemi dan kesulitan ekonomi yang dialami warga Jakarta,” ujar Michael.

Soal Kenaikan Tunjangan DPRD Rp8 M, PPP: Kurang Tepat

Halaman: 
Penulis : Iskandar