logo


Soal Kenaikan Tunjangan DPRD Rp8 M, PPP: Kurang Tepat

Menurutnya, anggaran kenaikan tersebut digunakan untuk pemulihan ekonomi.

4 Desember 2020 13:15 WIB

antaranews.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM - DPRD DKI mengusulkan kenaikan tunjangan sebesar Rp8 miliar. Wasekjen PPP, Achmad Baidowi, menilai bahwa kenaikan tunjangan tersebut kurang tepat dilakukan di saat pandemi Covid-19.

"Memang rasanya kurang tepatlah menaikan tunjangan-tunjangan pada situasi pandemi seperti ini. Apalagi DKI Jakarta merupakan tempat tertinggi penyebaran Covid-19," kata Baidowi kepada wartawan, Jumat (4/12).

Menurutnya, anggaran kenaikan tersebut digunakan untuk pemulihan ekonomi.


Bela PSI, Denny Siregar Sindir DPRD DKI: Anak Kecil Pengin Bener Malah Diserang

"Saya kira seharusnya dana itu lebih baik untuk pengembangan ekonomi, pemulihan ekonomi artinya untuk kepentingan rakyat. Saya kira itu lebih prioritas dibutuhkan ya," katanya.

Anggota Komisi VI DPR RI ini meminta ada penjelasan mengenai alasan kenaikan anggaran tunjangan anggota DPRD DKI Jakarta.

"Ya saya kira perlu dijelaskan kepada publik ya kenaikan-kenaikan itu. Apakah memang sudah sesuai kebutuhan, apalagi saat ini di tengah pandemi Covid-19," katanya.

Soal Tunjangan Rp8 Miliar DPRD, PKB: Buat Sosialisasi ke Masyarakat

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata
 
×
×