logo


Mahfud Sebut Dana Pembangunan Papua Dikorupsi, Tengku Zul: Berapa Banyak Koruptor yang Sudah Ditangkap?

Zul meminta pemerintah tak tinggal diam jika dana pembangunan Papua tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

4 Desember 2020 05:30 WIB

Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain
Wakil Wasekjen MUI, Ustadz Tengku Zulkarnain Dakwatuna.com

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Ustad Tengku Zulkarnain menanggapi ucapan Menkopolhukam Mahfud Md tentang dana pembangunan Papua yang dikorupsi oleh para elite setempat. Dia mempertanyakan seberapa banyak koruptor di sana yang berhasil diringkus.

Mantan Wasekjen MUI itu meminta pemerintah tak tinggal diam jika dana pembangunan Papua tidak dipergunakan sebagaimana mestinya.

“Jika benar dana pembangunan Papua dari Pusat besar dan dikorupsi elite-elite di sana hingga rakyat tidak kebagian. Berapa banyak koruptornya yang sudah ditangkap/dipenjara? Jangan biarkan,” cuit akun Twitter @ustadtengkuzul, dikutip pada Jumat (4/12).


Bukan Pisahkan Diri, Haikal Hassan Sarankan Warga Papua Barat Tempuh Dialog

Sebelumnya, Menkopolhukam Mahfud Md menegaskan pemerintahan Presiden Joko Widodo menerapkan pendekatan kesejahteraan untuk masyarakat Papua. Pemerintah pun disebut tengah menyiapkan Peraturan Presiden (Perpres) ihwal pembangunan di Papua.

"Sekarang pemerintahan Presiden Jokowi yang kedua kita menegaskan bahwa Papua itu dilakukan melalui pendekatan kesejateraan. Sudah menyiapkan Perpres, sedang sedang dipelajari agar pembangunan di Papua betul-betul dirasakan oleh rakyatnya," tutur Mahfud dalam konferensi pers, Kamis (3/12).

Menurut Mahfud, dana yang disiapkan untuk Papua cukup besar. Namun, banyak pejabat di daerah setempat yang melakukan korupsi sehingga masyarakat Papua tidak merasakan dampak baiknya.

"Dana yang disiapkan untuk Papua itu besar sekali, tetapi dikorupsi oleh elite-elitenya di sana. Rakyatnya enggak kebagian. Kita sekarang mengatur bagaimana nih caranya," jelasnya.

Geram NKRI Mau Dipecah, Ferdinand ke Veronica Koman: Lebih Baik Kamu Jadi Pelacur daripada Penghianat

Halaman: 
Penulis : Iskandar