logo


Media AS Sebut Israel Terlibat dalam Insiden Pembunuhan Ilmuwan Nuklir Iran

CNN dan The New York Times melaporkan bahwa serangan yang menewaskan ilmuwan nuklir Iran pada pekan lalu dilakukan oleh Israel

3 Desember 2020 21:05 WIB

Mohsen Fakhrizadeh
Mohsen Fakhrizadeh istimewa

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Israel menjadi otak dari insiden serangan yang menewaskan ilmuwan Iran, Mohsen Fakhrizadeh pada 27 November 2020 pekan lalu. Hal itu disampaikan oleh seorang pejabat AS anonim kepada kantor berita CNN.

Ia mengatakan bahwa Israel biasanya akan memberikan pemberitahuan kepada Washington terlebih dahulu mengenai operasi rahasia yang akan mereka lakukan, namun ia tidak menjelaskan apakah AS sudah diberitahu oleh Israel terkait pembunuhan Fakhrizadeh tersebut.

Dilansir dari Sputniknews pada Kamis (3/12), pejabat AS yang tidak disebutkan namanya tersebut juga tidak menjelaskan apakah Washington juga terlibat dalam serangan tersebut. Narasumber tersebut menambahkan bahwa AS tidak berharap sebuah serangan balasan kepada pasukan mereka yang ditugaskan di kawasan Timur Tengah, karena Iran hanya menuding Israel sebagai pelaku pembunuhan. Ia menyebut bahwa Fakhrizadeh sebenarnya sudah lama menjadi target serangan Israel.


Iran Siap Lakukan Pertukaran Tahanan dan Tunggu AS Masuk ke Perjanjian Nuklir

Hingga kini, Israel masih belum mengeluarkan satu pun pernyataan terkait insiden tersebut, ataupun memberikan bantahan atas tudingan Iran.

Laporan CNN tersebut muncul usai The New York Times sebelumnya melaporkan bahwa seorang pejabat AS lain yang juga dirahasiakan identitasnya mengkonfirmasi jika Israel terlibat dalam serangan tersebut.

Meskipun sejauh ini Iran belum memiliki bukti yang cukup untuk mendukung tuduhan mereka terhadap Israel, namun media Iran melaporkan bahwa otoritas berhasil menemukan sebuah logo dan spesifikasi dari industri pertahanan Israel pada sebuah senjata yang diyakini digunakan dalam serangan tersebut.

Unik, Adolf Hitler Berhasil Menang Pilkada di Namibia

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia