logo


Darurat Kesehatan, Joe Biden Desak Rakyat AS Tak Keluar Rumah saat Libur Natal

Presiden AS terpilih Joe Biden meminta seluruh rakyat AS untuk tidak melakukan perjalanan untuk merayakan hari raya Natal guna mencegah peningkatan jumlah kasus Covid-19

3 Desember 2020 20:15 WIB

Joe Biden
Joe Biden politico

WASHINGTON, JITUNEWS.COM - Presiden terpilih AS Joe Biden pada Rabu (2/12) mendesak rakyat Amerika Serikat untuk tetap di rumah selama hari raya Natal. Ia memperingatkan bahwa peningkatan jumlah kematian akibat wabah Covid-19 akan terus meningkat secara signifikan selama musim dingin.

"Anda tidak dapat melakukan perjalanan selama hari raya ini," kata Joe Biden dalam rapat pembahasan mengenai situasi wabah Covid-19 yang digelar secara virtual.

"Saya tidak ingin membuat takut semua orang yang ada disini, namun tolong pahami fakta berikut: kita kemungkinan akan kehilangan 250 ribu orang, meninggal dunia, antara bulan ini hingga Januari," tambahnya.


Hadapi Krisis Ekonomi, Lebanon Hanya Bisa Berharap pada Bantuan Internasional

Joe Biden memahami jika banyak warga AS yang tidak akan memperhatikan peringatan yang telah ia keluarkan, namun ia mengaku sangat menyesal karena dirinya tidak dapat berkumpul dengan keluarga besarnya untuk merayakan Natal.

Pernyataan Joe Biden ini muncul usai Direktur CDC AS Robert Redfield memperingatkan bahwa musim dingin tahun ini adalah periode terburuk sepanjang sejarah kesehatan AS.

"Kenyataannya, Desember, Januari dan Februari akan menjadi periode waktu yang sangat sulit. Saya sangat meyakini bulan-bulan itu akan menjadi masa paling sulit dalam sejarah kesehatan masyarakat negeri ini," kata Redfield.

"Sayangnya, menurut saya, sebelum kita memasuki bulan Februari, hampir 450 ribu warga AS akan meninggal dunia karena virus ini," tambahnya.

CDC Prediksi Jumlah Kematian Akibat Covid-19 di AS Bertambah Lebih dari 200 Ribu Selama Musim Dingin

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia