logo


PBB Perkirakan 20 Ribu Tentara Bayaran Saat Ini Masih Berada di Libya

Perwakilan Khusus PBB untuk Libya menyebut 20 ribu tentara bayaran yang datang dari luar negeri masih berada di dalam negara Afrika Utara tersebut

3 Desember 2020 17:18 WIB

Ilustrasi Konflik di Libya
Ilustrasi Konflik di Libya republika

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Perwakilan Khusus PBB untuk Libya Stephanie Williams memperkirakan bahwa sekitar 20 ribu tentara bayaran saat ini masih berjuang di Libya, dan merusak semua perkembangan penyelesaian konflik yang berlangsung selama satu dekade. Hal itu disampaikan oleh juru bicara PBB Stephane Dujarric pada Rabu (2/12).

Dujarric menjelaskan bahwa dalam sebuah pertemuan Forum Dialog Politik Libya yang digelar secara virtual, Williams juga telah memberikan peringatan kepada delegasi Libya saat ini pemerintah Libya belum sepenuhnya terbebas dari ancaman pasukan Tentara Nasional Libya.

"Dia (Williams) mengatakan bahwa saat ini sekitar 20 ribu pasukan asing atau tentara bayaran masih ada di negara ini, yang ia sebut sebagai pelanggaran atas kedaulatan Libya," kata Dujarric.


Presiden Lebanon Ingin Negosiasi Garis Batas dengan Israel Berhasil Tercapai

William juga memperingatkan bahwa krisis kemanusiaan di Libya semakin meningkat dimana 1.3 juta dari 7 juta penduduk Libya terancam akan bergantung pada bantuan internasional pada Januari 2021 mendatang.

Sepeninggal Muammar Gaddafi, Libya diketahui mengalami perang saudara, antara pihak pemerintah yang mendapat dukungan dari PBB dengan Tentara Nasional Libya yang juga mendapat dukungan dari pihak asing.

Putin Minta Rusia Mulai Program Vaksinasi Covid-19 Skala Besar pada Pekan Depan

Halaman: 
Penulis : Tino Aditia