logo


Gerindra Minta Kasus Rizieq Diselesaikan dengan Dialog, NasDem Tak Setuju: Nanti Disepelekan

NasDem berpendapat bahwa penyelesaian kasus kerumunan Rizieq Shihab dengan dialog tidaklah tepat. Menurutnya, dialog dilakukan sebelum ada pelanggaran bukan setelah terjadi pelanggaran.

3 Desember 2020 15:26 WIB

Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni
Anggota Komisi III DPR RI, Ahmad Sahroni Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Bendahara Umum NasDem, Ahmad Sahroni tak sependapat dengan saran Gerindra yang menginginkan agar kasus kerumunan Rizieq Shihab diselesaikan secara dialog. Ia menegaskan bawa kasus Rizieq harus terus dikawal.

"Kalau sudah ada peraturan yang terbukti dilanggar, ya harus dikawal terus dong proses hukumnya agar berlanjut," kata Ahmad Sahroni kepada wartawan di Jakarta, Kamis (3/12/2020).

Sebelumnya, Gerindra mengatakan bahwa tak ada manfaatnya apabila kasus Rizieq diselesaikan secara pidana. Namun bagi Ahmad Sahroni, penyelesaian secara pidana perlu dilakukan agar tidak ada lagi pelanggaran hukum yang disepelekan.


Polisi Diteriaki 'Hayya Alal Jihad' oleh Laskar FPI, PKB: Tidak Patut

"Ini bukan soal ada manfaatnya atau nggak, tapi sekali pelanggaran hukum disepelekan seperti ini, maka nanti akan merembet ke kasus-kasus lainnya," lanjutnya.

Ahmad Sahroni berpendapat bahwa penyelesain kasus kerumunan Rizieq Shihab dengan dialog tidaklah tepat. Menurutnya, dialog dilakukan sebelum ada pelanggaran bukan setelah terjadi pelanggaran.

Jangan Hanya Ustaz Maaher, FPI Minta Polisi Tangkap Denny Siregar Cs

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati