logo


Ustadz Maaher Ditangkap Polisi, PBNU: Bukan Rangka Mendiskriminasi Ulama

Ustadz Maaher ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian.

3 Desember 2020 13:45 WIB

Ustadz Maaher At-Thuwalibi
Ustadz Maaher At-Thuwalibi ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Pemilik akun Twitter @ustadzmaaher_, Soni Eranata alias Ustadz Maaher At-Thuwailibi, ditangkap pihak kepolisian. Ustadz Maaher ditetapkan sebagai tersangka kasus ujaran kebencian. Wasekjen PBNU, Masduki, memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian.

"Saya apresiasi terhadap pihak keamanan yang secara tanggap melakukan tindakan hukum karena ada UU-nya juga, medsos itu kalau tidak diatur, tidak ada regulasi yang membatasi, maka itu bisa menjadi ajang hujatan kepada orang lain yang meresahkan," kata Masduki seperti diberitakan Detikcom, Kamis (3/12).

Masduki mengatakan bahwa NU sudah lama melaporkan Maaher ke polisi. Ia menegaskan bahwa penangkapan Maaher bukan tindakan diskriminasi terhadap ulama.


Apresiasi Penangkapan Ustaz Maaher, PKB: Proses Hukum Tidak Perlu Dibesar-besarkan

"Jangan kemudian ketika pemerintah atau pihak keamanan melakukan langkah seperti itu, itu dianggap seakan-akan ini ada diskriminasi ulama, gitu, jadi harus dibedakan umat harus dididik kalau ada orang yang ketepatan disebut sebut ulama kemudian diamankan oleh pihak keamanan karena dia melakukan salah dan melanggar hukum itu bukan rangka mendiskriminasi ulama tapi dalam rangka penegakan hukum," jelasnya.

Ia meminta masyarakat untuk berhati-hati dalam menggunakan sosial media.

Ditangkap Polisi, Nikita Mirzani akan Bikin Ustaz Maaher Awet di Penjara

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata