logo


Sayangkan Pengepungan Rumah Ibunda Mahfud Md, PBNU: Bisa Mendatangi Kantor Pemerintahan

Nahdlatul Ulama (NU) telah melakukan penjagaan di rumah Ibunda Mahfud.

3 Desember 2020 11:08 WIB

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini
Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini Ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Rumah Ibunda Menko Polhukam Mahfud Md di Pamekasan, Madura, dikepung oleh sejumlah massa pendukung Habib Rizieq Syihab.

Sekjen PBNU, Helmy Faishal Zaini, menyayangkan tindakan pengepungan tersebut. Menurutnya, jika tidak setuju dengan pejabat lebih baik menyampaikan aspirasi dengan cara yang baik.

"Menyayangkan tindakan pengepungan rumah Ibunda Bapak Mahfud Md. Saya kira jika kita tidak setuju dengan tindakan/pernyataan seorang pejabat, mungkin akan lebih tepat kita menyampaikan aspirasi dengan baik-baik dan bisa dilakukan dengan mendatangi kantor pemerintahan yang bersangkutan," kata Helmy dalam keterangannya, Kamis (3/12).


Kediaman Ibunda Mahfud Md Didemo, Said Didu: Tak Setuju, Sudah Masuk Ranah Sangat Pribadi

Helmy berharap Ibunda Mahfud diberi kesabaran. Helmy mengatakan bahwa Nahdlatul Ulama (NU) telah melakukan penjagaan di rumah Ibunda Mahfud.

"Kami berharap Ibunda Bapak Mahfud Md diberi kesabaran. Nahdlatul Ulama melalui Barisan Ansor Serbaguna (Banser) telah melakukan upaya preventif dan melakukan penjagaan di rumah Ibunda Bapak Mahfud Md," kata Helmy.

NU menolak segala macam bentuk kekerasan. Helmy mengimbau kepada masyarakat untuk tidak terpancing tindakan provokatif.

"NU menolak keras segala bentuk ancaman, intimidasi, teror dan juga kekerasan dalam bentuk apapun. Segala sesuatu yang terkait dengan aspirasi harus disalurkan dengan memegang prinsip etika yang baik dan bermartabat," kata Helmy.

"Kami meminta kepada masyarakat untuk tidak terpancing dengan tindakan-tindakan yang bersifat provokatif. Kita percayakan sepenuhnya kepada tindakan aparat penegak hukum," tutup Helmy.

Massa Pendukung Habib Rizieq Geruduk Rumah Ibunda Mahfud Md, Polisi Selidiki Motifnya

Halaman: 
Penulis : Aurora Denata