logo


Disarankan Tim Medis Jalani Karantina, Rizieq: Ini Bukan Persoalan Covid atau Tidak

Rizieq menerangkan karantina mandiri perlu meski tidak Covid sekalipun.

3 Desember 2020 04:45 WIB

Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab.
Imam Besar Front Pembela Islam, Rizieq Shihab. REUTERS/Darren Whiteside

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab (HRS) akhirnya buka suara perihal kondisi kesehatannya setelah beberapa kali menghadiri kegiatan yang diikuti banyak orang.

Dia menjelaskan, saat ini dirinya masih dalam pengawasan tim medis. Menurutnya, tim medis merekomendasikan karantina mandiri usai dirinya menghadapi sejumlah keramaian.

Pernyataan itu disampaikan Rizieq dalam Dialog Nasional Reuni 212 Tahun 2020 "Revolusi akhlak" Solusi untuk Indonesia Bermartabat, yang disiarkan di akun YouTube FrontTV, Rabu (2/12).


Habib Rizieq Minta Maaf, Polisi: Penyidikannya Tetap Berjalan

"Jadi menurut tim medis, pada saat kita menghadapi penumpukan manusia, baik di bandara, di Petamburan di Megamendung, kita sudah berkali-kali menyampaikan jaga protokol kesehatan-protokol kesehatan, tapi gimana ya, antusias umat ini subhanallah. Sampai ribuan laskar tidak mampu mencegah, padahal ribuan laskar sudah disiapkan," katanya.

"Akhirnya tim medis menyarankan, ini bukan persoalan covid atau tidak covid, baik covid ataupun tidak covid, dalam suasana yang sudah crowded seperti itu, ya seharusnya memang mengkarantina diri atau mengisolasi diri. Walaupun tidak covid sekalipun, tetap untuk pemulihan, untuk menjaga," tambahnya.

Sebelumnya diberitakan, Habib Rizieq Shihab kabur dari RS Ummi Kota Bogor, Jawa Barat. Sumber dari kepolisian mengatakan Rizieq meninggalkan rumah sakit tanpa menjelaskan hasil tes swab yang dijalaninya.

Sistem Layanan Darurat 911 Mencapai Batas, Ambulan dan Paramedis AS Kewalahan Hadapi Gelombang Pasien Covid-19

Halaman: 
Penulis : Iskandar