logo


Keselamatan Karyawan Harus Diutamakan dalam Mengoptimalkan SDM di Tengah Pandemi

Berdasarkan data KADIN Indonesia hingga awal Oktober 2020 sudah lebih dari 6,4 juta pekerja di-PHK.

2 Desember 2020 18:45 WIB

Ketua MPR RI Bambang Soesatyo
Ketua MPR RI Bambang Soesatyo dok jitunews/khairul anwar

JAKARTA, JITUNEWS.COM- Ketua MPR RI Bambang Soesatyo (Bamsoet) menyoroti tingginya angka pemutusan hubungan kerja (PHK) selama pandemi Covid-19.

Berdasarkan data KADIN Indonesia hingga awal Oktober 2020 sudah lebih dari 6,4 juta pekerja di-PHK. Sementara data Kementerian Keuangan, pandemi Covid-19 telah menyebabkan peningkatan jumlah pengangguran sebanyak 2,67 orang. Sehingga per bulan November 2020 ini total jumlah pengangguran sudah mencapai 9,77 juta orang.

"Perusahaan beralasan perampingan jumlah sumber daya manusia yang berujung pada PHK, terpaksa dilakukan karena pandemi Covid-19 telah menyebabkan kelesuan geliat perekonomian. Sehingga mengakibatkan turunnya pendapatan, sementara beban pembiayaan tenaga kerja tetap konstan. Agar PHK tak semakin meluas, selain dukungan pemerintah melalui Program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN), perusahaan juga perlu mengoptimalisasi SDM melalui adaptasi dan peningkatan literasi teknologi," ujar Bamsoet di Komplek Parlemen, Senayn, Jakarta, Selasa (2/12/20).


Kasus Covid-19 Terus Bertambah, Bamsoet Minta Pemerintah Optimalkan Penanganan

Politisi Partai Golkar ini memaparkan, karena selama pandemi Covid-19 interaksi sumberdaya manusia dibatasi, menyebabkan banyak kegiatan pekerjaan terpaksa dilaksanakan dari rumah atau melalui pemanfaatan platform digital, yang menuntut komunikasi aktif melalui pemanfaatan internet dan teknologi informasi. Cara ini seharusnya tidak menimbulkan kendala yang berarti.

"Karena berdasarkan hasil survei yang dilakukan Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), hingga kuartal II 2020, tingkat penetrasi internet di Indonesia mencapai 73,7 persen. Artinya, ada sekitar 196,7 juta jiwa penduduk Indonesia telah dapat menggunakan akses internet," papar Bamsoet.

Ketua DPR RI ke-20 ini menekankan, langkah dan kebijakan apapun yang dilakukan untuk mengoptimalkan peran SDM di masa pandemi Covid-19, tetap harus menempatkan keselamatan dan kesehatan karyawan di atas kepentingan bisnis. Artinya, perlu dilakukan langkah-langkah penyesuaian. Semisal, lingkungan dan tempat kerja diatur sedemikian rupa sehingga dapat memberikan perlindungan kesehatan yang aman, baik secara fisik maupun psikologis.

"Ini penting, karena di masa pandemi Covid-19, kondisi psikologis masyarakat juga turut terdampak secara signifikan. Perasaan aman dan nyaman tentu menjadi salah satu kunci optimalnya kinerja SDM," tandasnya.

Bamsoet: Banpres Hibah Modal Kerja Harus Tepat Sasaran

Halaman: 
Penulis : Khairul Anwar