logo


Benny Wenda Tantang RI, Fadli Zon Sentil Pemerintah: Kok Masih Sibuk Urus Rizieq Shihab?

Benny Wenda menegaskan tidak akan tunduk kepada Pemerintahan Indonesia.

2 Desember 2020 11:34 WIB

Fadli Zon.
Fadli Zon. dpr.go.id

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Anggota DPR RI Fadli Zon menyoroti deklarasi kemerdekaan Papua Barat yang dilakukan Gerakan Persatuan Kemerdekaan Papua Barat (ULMWP). Deklarasi itu merupakan bentuk respons terhadap kekerasan yang kerap terjadi.

Fadli Zon meminta pemerintah beralih fokus menangani persoalan ini karena Presiden sementara Papua, Benny Wenda sudah menantang NKRI. Politisi Gerindra itu menyarankan Presiden Jokowi beserta jajarannya tak terlalu sibuk mengurusi kasus Habib Rizieq Shihab (HRS).

“Pak @jokowi, Pak @mohmahfudmd, Panglima TNI, Kapolri, Benny Wenda jelas-jelas sudah nantang RI. Kok masih sibuk urus HRS?,” cuit Fadli Zon melalui akun Twitter @fadlizon, dikutip pada Rabu (2/12).


Kerap Nyinyiri Tokoh, Nikita Mirzani Dituding Cari Bantuan Hukum

Seperti diketahui, para pemimpin kemerdekaan Papua Barat telah mendeklarasikan kemerdekaannya dari Indonesia pada Selasa, 1 Desember 2020. Kemerdekaan tersebut dideklarasikan seiring meningkatnya dugaan kekerasan yang terjadi di Papua Barat baru-baru ini dengan membentuk pemerintahan sementara yang baru.

Dalam deklarasi kemerdekaan itu, wilayah yang didiami oleh lebih dari 250 suku tersebut mengibarkan bendera "Bintang Kejora" yang sekarang dilarang dikibarkan oleh Pemerintah Indonesia ketika dinyatakan merdeka dari pemerintahan kolonial Belanda pada 1961.

ULMWP sendiri telah mengangkat Benny Wenda, yang merupakan tokoh kemerdekaan Papua yang berada di pengasingan di Inggris sebagai presiden sementara Papua.

“Ini hari yang sangat penting bagi rakyat saya. Kami sekarang memulihkan kedaulatan kami dan pemerintah sementara kami di Papua Barat,” kata Benny Wenda.

Dengan berdirinya pemerintah sementara, Benny Wenda menegaskan tidak akan tunduk kepada Pemerintahan Indonesia.

“Dengan kemerdekaan ini, kami tidak mematuhi aturan dan hukum Indonesia yang diberlakukan kepada kami saat ini,” tegasnya.

Iwan Fals Ungkap Habib Rizieq dan Nikita Mirzani Cocok Jadi Menteri KKP

Halaman: 
Penulis : Iskandar