logo


Setuju Libur Akhir Tahun Dipangkas, PKB: Warga Tak Acuh dengan Prokes

Meski keputusan memangkas libur akhir tahun sudah tepat, PKB meminta agar ada langkah antisipasi sehingga tidak menimbulkan klaster libur akhir tahun

2 Desember 2020 10:54 WIB

Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid
Wakil Sekretaris Jenderal Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Jazilul Fawaid Fraksipkb

JAKARTA, JITUNEWS.COM - Wakil Ketua Umum PKB Jazilul Fawaid setuju dengan keputusan pemerintah yang memangkas libur akhir tahun menjadi tiga hari. Menurutnya, keputusan tersebut sudah tepat mengingat warga sudah banyak yang acuh terhadap protokol kesehatan.

"Hemat saya, itu keputusan yang tepat, sebab warga semakin tak acuh dengan prokes, padahal Covid-19 makin menanjak dan memburuk," kata Jazilul seperti dilansir detikcom, Rabu (2/12/2020).

Meski keputusan memangkas libur akhir tahun sudah tepat, ia meminta agar ada langkah antisipasi sehingga tidak menimbulkan klaster libur akhir tahun.


Kunjungi PCNU Karawang, Maman Imanulhaq: PKB Siapkan Generasi Jenius berbasis Pesantren

"Keputusan ini bagian dari antisipasi penyebaran Covid-19 karena kerumunan. Meski libur akhir tahun dipangkas, pemerintah agar tetap mengantisipasi kerumunan yang dapat menimbulkan klaster baru Covid-19," lanjutnya.

Sebelumnya, Menko PMK Muhadjir Effendy telah mengumumkan libur akhir tahun 2020 dalam konferensi pers virtual, Selasa (1/12/2020).

"Dengan  semikian, maka secara teknis ada pengurangan libur dan cuti bersama ini sebanyak 3 hari yaitu 28, 29, 30," ujarnya.

Habib Rizieq Dipanggil Polisi, FPI: Silakan Kalian Galak, Tapi...

Halaman: 
Penulis : Trisna Susilowati