logo


Kediaman Ibunda Mahfud Md Didemo, Said Didu: Tak Setuju, Sudah Masuk Ranah Sangat Pribadi

Meski kerap berbeda pandangan dengan Mahfud, Said tidak bisa membenarkan aksi demonstrasi di depan rumah ibunda Menkopolhukam itu.

2 Desember 2020 10:53 WIB

Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN
Muhammad Said Didu, mantan Sekretaris Kementerian BUMN ist

JAKARTA, JITUNEWS.COM – Mantan Sekretaris Kementerian BUMN, Said Didu menyesalkan aksi pengepungan rumah ibunda Menkopolhukam Mahfud Md di Pamekasan, Jawa Timur. Meski kerap berbeda pandangan dengan Mahfud, Said tidak bisa membenarkan tindakan tersebut.

“Banyak hal yang kadang saya beda pendapat dengan prof @mohmahfudmd apalagi tentang bola,” cuit Said Didu di akun Twitternya, Rabu (2/12).

Menurutnya, aksi penggerudukan itu sudah kelewatan. Pasalnya, ibunda Mahfud yang berada di rumah tak tahu permasalahan yang terjadi dan seharusnya tidak disangkutpautkan.


Anies Kena Covid-19, Begini Tanggapan Said Didu

“Saya sangat tidak setuju mendemo rumah dan orang tua beliau, karena jelas-jelas hal tersebut sudah masuk ke ranah yang sangat pribadi, apalagi kalau mendemo ibu beliau,” tegasnya.

Seperti diketahui, kediaman ibunda Mahfud Md di Pamekasan, Madura, didatangi sejumlah massa pada Selasa (1/12).

Perwakilan keluarga Mahfud Md yakni Saiful Hidayat menyebutkan kalau di rumah tersebut ada 4 orang ketika demonstran tiba.

“Di rumah itu yang ada adalah ibunda Pak Mahfud, umur sekitar 90 tahun. Lalu, kakak Pak Mahfud, itu ibu saya umur sekitar 70 tahunan, seorang perawat, sama pembantu rumah tangga. Jadi berempat di situ perempuan semua,” kata Saiful Hidayat kepada wartawan.

Sesalkan Penggerebekan Rumah Ibunda Mahfud Md, GP Ansor: Sudah Sepuh Harusnya Kita Hargai

Halaman: 
Penulis : Iskandar
 
×
×